Travel
Meski Dolar Menguat, Bisa Tetap Liburan Asal Perhatikan Ini
Menabung dan perencanaan jauh-jauh hari mejadi salah satu kunci, karena persiapan uang kita sudah ada meski ternyata harus menambah sedikit
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Kekhawatiran juga datang dari sektor pariwisata di tengah naiknya kurs dollar Amerika terhadap rupiah.
Pasalnya bagi wisatawan Indonesia yang berlibur ke luar, akan mengikuti kurs dolar Amerika dalam berbelanja kebutuhannya.
Hal tersebut sudah bukan lagi yang pertama dialami oleh para travel agent Indonesia.
Beberapa diantaranya sudah bergelut puluhan tahun dan pernah mengalami hal serupa.
Luciana Judosasmito Manager Marketing Communication & CRM Obaja Tour, mengatakan dilihat dari pengalamannya 20 tahun turnya, kenaikan dolar lambat laun pasti berpengaruh dengan harga, tetapi banyak cara menyiasatinya.
Baca: Liburan Bisa Turunkan Risiko Kematian
"Kalau sebentar si ga ada pengaruh, kalau lama tuh ya ada sih mensiasatinya, tergantung dari gaya hidup wisatawannya sebenarnya," tuturnya kepada KompasTravel di KompasTravel Fair, Jumat (7/8/2018).
Berikut tips yang KompasTravel rangkum dari beberapa agen wisata yang ada di Kompas Travel Fair (KTF) 2018, 7-9 September 2018 agar liburan tak menguras isi dompet meski dollar menguat.
1. Cari promo
Berburu promo adalah langkah awal yang Anda perlu lakukan.
Dalam kondisi apapun promo akan lebih murah dari harga normalnya pada saat itu.
"Selama paket yang kita tawarkan masih cocok ditambah promo-promo, masih rame peminat," ucap Luciana.
Ia menyarankan untuk mengambil promo penerbangan lebih dulu.
Baca: Traveloka Promo Diskon Hingga 73% untuk Hotel di Indonesia
Untuk tur bisa menyusul saat ada promo lain, atau sebaliknya.
2. Menabung dan rencanakan jauh-jauh hari
Menabung dan perencanaan jauh-jauh hari mejadi salah satu kunci, karena persiapan uang kita sudah ada meski ternyata harus menambah sedikit karena dollar Amerika naik.