PSS Sleman

Kapten PSS Sleman Siap Tingkatkan Performa

Sempat absen saat PSS menjamu Persegres Gresik United, dirinya kembali merumput di laga melawan PSBS Biak.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
instagram
Pemain PSS Sleman, Jodi Kustiawan 

TRIBUNJOGJA.COM - Kembali berseragam PSS Sleman setelah sempat melalang buana ke klub Liga 1, Persela Lamongan, center back Jodi Kustiawan langsung mengapling satu tempat di lini belakang.

Bahkan, ban kapten kini melekat di lengan kirinya.

Baca: Pemain PSS Sleman Jadikan Koreografi Suporter sebagai Motivasi

Sepeninggal Ahmad Hisyam Tolle yang dicoret jelang dimulainya putaran dua kompetisi, jabatan kapten PSS memang sempat mengalami kekosongan.

Praktis, kehadiran Jodi, yang tergolong sosok senior, menjadi angin segar bagi Super Elang Jawa.

Terang saja, terpaan cedera yang dialami Jodi selama jeda Asian Games 2018 pun tetap tidak menggoyahkan tempatnya di starting eleven.

Sempat absen saat PSS menjamu Persegres Gresik United, dirinya kembali merumput di laga melawan PSBS Biak.

Meski menandai comeback-nya dengan kemenangan, pemain berusia 26 tahun itu mengaku belum begitu puas dengan performanya, baik secara pribadi, maupun tim keseluruhan.

Ia menilai, jika ingin melaju lebih jauh, perbaikan harus dilakukan.

"Memang, patut disyukuri dengan hasil yang dicapai sejauh ini, terutama dalam pertandingan kemarin melawan PSBS. Tapi, kita belum puas sampai di sini saja. Kita merasakan banyak kesalahan mendasar yang masih kita lakukan," cetusnya.

Sang skipper pun berjanji, bersama rekan-rekannya yang lain, akan melakukan pembenahan performa.

Menurutnya, torehan positif dalam dua laga kandang terakhir, menjadi motivasi dan semangat tersendiri, bagi seluruh personel Laskar Sembada.

Apalagi, ia melanjutkan, dalam pertandingan selanjutnya, PSS bakal menjalani lawatan berat menuju bumi Kalimantan, ke kandang Martapura FC, Jumat (14/9/2018) mendatang.

Jodi tidak memungkiri, tekanan dalam pertandingan away, memang lebih berat.

Baca: Kedewasaan Bermain El Loco Dibutuhkan PSS

Oleh sebab itu, ia berharap, PSS bisa meminimalisir berbagai kesalahan dalam laga tandang krusial tersebut.

Ia menyatakan, kekuatan semangat dan kekompakan tim, menjadi senjata ampuh, untuk mengatasi tekanan berat dari tuan rumah.

"Tekanan di laga away tentu lebih besar. Tidak ada pemain manapun yang mau blunder. Pasti tidak ada yang mau, kesalahan-kesalahan itu harus diminalisir. Saya rasa, kita akan andalkan kekompakan tim dan semangat tak mau kalah," tegasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved