Travel

Berkat Sasando, Pah Bersaudara Bisa Keliling Dunia

Bukan dirinya saja, saudara John rata-rata sudah pernah ke luar negeri untuk memperdengarkan musik sasando ke negeri orang.

Editor: Ari Nugroho
Kompas.com/Silvita Agmasari
Jerremias A. Pah, sang maestro sasando yang mengembangkan sasando jadi alat musik modern. 

Kebanggaan Jerremias tampak ketika alat musik buatannya bisa dipakai untuk memuji Tuhan.

Baca: Danau Kelimutu di Flores NTT Sering Berubah Warna, Ternyata Begini Penjelasan Ilmiahnya

"Bapak aslinya dari Rote. Dulu dia petani karena ingin berkembang dia lihat banyak pohon lontar. Akhirnya jadi pengrajin daun lontar untuk atap rumah. Di Rote waktu itu sudah ada sasando, senarnya ada sembilan khusus untuk memainkan syair khas Rote," jelas John.

Rupanya ketertarikan Jerremias dengan sasando dan bahan baku utama sasando yakni pohon lontar membuatnya memutuskan untuk pindah ke Kupang.

John mulai mengembangkan alat musik sasando dari yang sembilan senar menjadi sasando dengan jumlah senar 32 yang disebut sasando biola dan sasando kromatik dengan sasando berjumlah 48 senar.

Sejak saat itu, Jerremias menyulap sasando.

Tak lagi mampu memanikan syair Rote tetapi lagu-lagu modern seperti lagu Yesterday dari The Beatles sampai lagu Havana dari Camila Cabello.

"Waktu pindah ke Kupang tahun 1977 itu bapak jadi tukang mebel dulu. Dia iseng main sasando. Ada media tertarik lalu mempromosikan sasando. Gambar sasando yang ada di uang Rp 5.000 dulu itu, digambar dari foto yang diambil di rumah," kata John.

Atas jasanya memperkenalkan dan mengembangkan sasando menjadi alat musik modern, Jerremias pernah mendapat penghargaan dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata saat itu, Jero Wacik sebagai Maestro Sasando.

"Sasando bersinar seperti fajar di waktu pagi. Lima kepala di atas sasando berarti lima sila (pancasila)," kata Jerremias sembari bergoyang mengikuti alunan musik Indonesia Pusaka dari sasando yang dipetik John.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pah Bersaudara yang Keliling Dunia karena Sasando", https://travel.kompas.com/read/2018/09/11/140500027/pah-bersaudara-yang-keliling-dunia-karena-sasando.
Penulis : Silvita Agmasari
Editor : Wahyu Adityo Prodjo

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved