Selain puasa Asyura dan Tasu'a, Ini juga Satu Amalan Mulia di Bulan Muharram
Pada tanggal 9 dan 10 Muharram, kita dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah Tasu'a dan Asyura.
Penulis: say | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM - Selasa 11 September 2018 besok bertepatan dengan tahun baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah.
Pada bulan Muharram, ada sejumlah amalan mulia yang bisa dilakukan seorang muslim, untuk meraih pahala di sisi Allah SWT.
Pada tanggal 9 dan 10 Muharram, kita dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah Tasu'a dan Asyura.
Selain dua amalan tersebut, ada satu amalan mulia lain pada 10 Muharram, yang sudah dilaksanakan sejak dahulu.
Amalan tersebut adalah menyantuni anak yatim dan mengusap rambutnya.
Baca: Bacaan Niat Puasa Sunnah Asyura di Bulan Muharram, Inilah Keutamaan dan Waktu Melaksanakannya
Baca: Puasa Sunnah Asyura dan Penjelasan 1 Muharram 1440 Hijriyah
Baca: Penjelasan Puasa Muharram, Lengkap dengan Bacaan Niat Puasa Sunnah Asyura atau Suro
Tanggal 10 Muharram disebut pula Idul Yatama atau hari kegembiraan anak yatim, karena pada hari itu banyak yang menyantuni mereka.
Rasulullah menyayangi anak yatim, tetapi ia lebih menyayangi mereka pada 10 Muharram.
Bahkan pada hari tersebut, Rasulullah juga menjamu anak yatim dan keluarganya.
Tebuireng Online melansir keutamaan menyantuni dan menyayangi anak yatim pada 10 Muharram sebagai berikut.
Dalam kitab Tanbihul Ghafilin bi-Ahaditsi Sayyidil Anbiyaa-i wal Mursalin disebutkan bahwa Rasulullah SAW. bersabda:
مَنْ صَامَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ مِنَ الْمُحَرَّمِ أَعْطَاهُ اللَّهُ تَعَالَى ثَوَابَ عَشْرَةِ آلافِ مَلَكٍ ، وَمَنْ صَامَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ مِنَ الْمُحَرَّمِ أُعْطِيَ ثَوَابَ عَشْرَةِ آلَافِ حَاجٍّ وَمُعْتَمِرٍ وَعَشْرَةِ آلافِ شَهِيدٍ ، وَمَنْ مَسَحَ يَدَهُ عَلَى رَأْسِ يَتِيمٍ يَوْمَ عَاشُورَاءَ رَفَعَ اللَّهُ تَعَالَى لَهُ بِكُلِّ شَعْرَةٍ دَرَجَةً
“Barangsiapa berpuasa para hari Asyura (tanggal 10) Muharran, niscaya Allah akan memberikan seribu pahala malaikat dan pahala 10.000 pahala syuhada’. Dan baragsiapa mengusap kepala anak yatim pada hari Asyura, niscaya Allah mengangkat derajatnya pada setiap rambut yang diusapnya“.
Sanad hadits ini memang dla’if (lemah), tetapi isinya tentang kebaikan, sehingga boleh diamalkan.
Baca: Kumpulan Kata Mutiara dan Ucapan Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah dalam Bahasa Arab dan Indonesia
Baca: Besok Tahun Baru Hijriyah, Inilah Waktu yang Tepat untuk Membaca Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun
Baca: Puasa Sunnah Asyura dan Penjelasan 1 Muharram 1440 Hijriyah
Terkait mengusap kepala rambut anak yatim, beberapa ulama berpendapat bahwa maknanya adalah hakiki atau benar-benar mengusap rambutnya.
Beberapa ulama lain menyatakan bahwa maknanya ada kiasan, yakni berarti menghargai, mengasihi dan mengayomi kebutuhannya.
Ada pula yang memadukan keduanya, yakni mengusap rambut anak yatim sekaligus menyayangi dan menyantuninya. (*)
Sumber : https://tebuireng.online/hari-raya-anak-yatim-adakah/?amp_markup=1
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berdoa-malam_20180531_182155.jpg)