Liga 2 2018
Hanya Diperkuat 12 Pemain, PSBS Biak Pilih Realistis Saat Berhadapan PSS Sleman
Pelatih PSBS Biak, Slamet Riyadi, mengatakan kondisi skuat yang dibawa dalam lawatan ke kandang PSS Sleman, sudah siap 100 persen.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Pelatih PSBS Biak, Slamet Riyadi, mengatakan kondisi skuat yang dibawa dalam lawatan ke kandang PSS Sleman, sudah siap 100 persen.
Namun, ia mengaku tetap realistis, mengingat jumlah pemain yang diboyong sangat minimalis.
Baca: Pelatih PSS Waspadai Permainan Keras PSBS Biak
Terlebih, dalam laga terakhir menghadapi PSIM Yogyakarta, Rabu (5/9/2018) lalu, kiper nomor satu PSBS, Yusak Samuel, diganjar kartu merah langsung oleh wasit.
Praktis, dalam laga melawan PSS nanti, PSBS hanya bermodalkan 12 pemain saja.
"Anak-anak siap 100 persen. Tapi, realistis saja, kita ke sini hanya bawa 13 pemain. Itupun satu kiper kita kena kartu merah kemarin. Jadi, komposisi pemain kita saat melawan PSS hanya tinggal 12, atau hanya ada satu pemain di bench," katanya pada Tribunjogja.com.
Slamet menuturkan, pihaknya sebenarnya sudah berusaha mendatangkan satu, atau dua pemain tambahan dari Biak.
Namun sayang, karena kendala tiket dan jadwal penerbangan, talenta yang ia inginkan akhirnya urung merapat ke Sleman.
"Jadi, tidak ada tambahan pemain. Karena itu, pergantian pemain dalam pertandingan nanti sangat kita pikirkan. Anak-anak harus bisa jaga diri di lapangan," tuturnya.
Terlebih, ia menilai, skuat PSS saat ini jelas di atas rata-rata.
Hal tersebut, tercermin dari prestasi yang dicapai dalam beberapa musim terakhir.
Apalagi, imbuhnya, Super Elang Jawa akan bermain di hadapan puluhan ribu suporter fanatiknya.
"PSS tim bagus, musim lalu mereka lolos 8 besar. Mereka jelas punya motivasi tinggi," jelasnya.
Baca: Hadapi PSS Sleman, PSBS Biak Berbekal Skuat Minimalis 12 Pemain
Sementara itu, Kapten PSBS, Patrias Rumere, menegaskan hasratnya untuk mengulang torehan positif di laga melawan PSIM lalu.
Namun, dengan keterbatasan skuat yang ada, ia berharap, rekan setimnya bisa main seefektif mungkin.
"Kita berusaha perbaiki kekurangan di pertandingan sebelumnya. Dengan skuat yang terbatas, pasti sangat menguras tenaga. Kita harus bermain efisien," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tanpa-dukungan-suporter-pelatih-psim-sangat-berpengaruh-pada-mental-tim_20180905_182640.jpg)