Kota Jogja

Kadis DPK Kota Yogyakarta: Perpustakaan Harus Jadi Pusat Kebudayaan

Perpustakaan haruslah bisa menjadi pusat kebudayaan, citra perpustakaan yang kuno dan membosankan harus dihilangkan.

Kadis DPK Kota Yogyakarta: Perpustakaan Harus Jadi Pusat Kebudayaan
IST
Petugas perpustakaan kota yogyakarta saat menjalankan tugasnya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perpustakaan haruslah bisa menjadi pusat kebudayaan, citra perpustakaan yang kuno dan membosankan harus dihilangkan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko.

Wahyu mengungkapkan, untuk mencapai hal tersebut pihaknya rencananya akan membuka 3 perpustakaan baru di beberapa wilayah yang ada di Kota Yogyakarta.

Baca: Pinjam Buku di Perpustakaan Kota Yogya Tanpa Harus Datang Langsung, Bisa Manfaatkan Jamila

Ketiga perpustakaan tersebut antara lain di jalan Meyjend Sutoyo, Wirobrajan, dan Timoho.

"Kita ingin menjawab bahwa Yogyakarta merupakan kota pelajar yang juga harus didukung dengan perpustakaan yang tidak hanya satu. Yogyakarta memang harus jadi pusat intelektual, tidak hanya banyak universitas saja, tapi juga harus didukung dengan perpustakaan yang mencukupi," terangnya.

Rencananya, Perpustakaan baru yang ada di jalan Meyjend Sutoyo akan dibuka pada November mendatang.

Sedangkan kedua perpustakaan yang lain akan dibangun di tahun depan.

Nantinya, perpustakaan yang ada di jalan Meyjend Sutoyo akan diberi nama Perpustakaan Alternatif Yogyakarta Selatan.

Baca: Perpustakaan SD di Kota Yogya Perlu Pengembangan

"Perpustakaan kota harus ekstra dalam memberikan pelayanan, yang mana kami tidak boleh tidur. Kami buka selama 18 jam dalam 7 hari full," katanya

Wahyu berharap dengan dibukanya perpustakaan baru nanti, kebutuhan bacaan bagi masyarakat bisa terpenuhi dengan baik.

"Disini kita harus bangga punya banyak universitas yang bagus. Kita buat perpustakaan lagi ya untuk mendukung image DIY sebagai kota pelajar. Bagaimana orangtua bisa percaya kalau anaknya benar-benar belajar dengan baik jika perpustakaan saja terbatas. Makanya kita akan tingkatkan," terangnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved