TRIBUN JOGJA FOTO
BERITA FOTO : Produksi Biola Lokal Rasa Internasional
Siapa sangka di kawasan tertinggi Kulon Progo, di Bukit Menoreh tinggal seorang perajin biola yang karyanya telah menembus pasar dunia.
Tayang:
Penulis: Bramasto Adhy | Editor: Bramasto Adhy
TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy
BIOLA LOKAL : Pembuat biola, Joko Kuncoro menyelesaikan pembuatan biola berbahan kayu lokal di Samigaluh, Kulonprogo, Selasa (10/1). Biola tersebut dijual dengan harga Rp 850 ribu hingga Rp 15 juta dan dipasarkan hingga ke luar negeri.
TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy
TRIBUNJOGJA.COM - Siapa sangka di kawasan tertinggi Kulon Progo, di Bukit Menoreh tinggal seorang perajin biola yang karyanya telah menembus pasar dunia. “Alat musik yang baik itu yang ada ‘ruh’nya,” kata Ki Japrak sapaan akrab perajin alat musik tersebut.
Bertempat di Desa Gerbosari, Samigaluh, Kulonprogo, DI Yogyakarta, pria bernama asli Joko Kuncoro ini memilih biola sebagai alat musik utama untuk produksinya. Biola produksinya telah menembus pasar internasional seperti Australia, Hawai, Afganistan, Israel, Rusia, wilayah Timur Tengah, dan lainnya.
Bahan kayu yang digunakannya diperoleh dari hutan rakyat di sekitar rumah Ki Japrak. Dan kesemua alat musik buatannya diproduksi secara manual tanpa bantuan mesin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/biola-kulonprogo_20180830_181525.jpg)