TRIBUN JOGJA FOTO

BERITA FOTO : Aksara Bergerak

Tak ada makan siang gratis. Sebuah ungkapan klasik yang menunjukkan bahwa semua tak lepas dari unsur transaksi.

BERITA FOTO : Aksara Bergerak
TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy
Aksara Bergerak, Jumat (26/1). TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy 

TRIBUNJOGJA.COM - Tak ada makan siang gratis. Sebuah ungkapan klasik yang menunjukkan bahwa semua tak lepas dari unsur transaksi. Tapi berbeda saat mengunjungi perpustakaan Aksara Bergerak, hal tersebut sama sekali tidak berlaku. Perpustakaan yang buka di emperan sekitar skatepark Lapangan Denggung, Sleman pada akhir pekan itu membebaskan setiap orang untuk membaca atau membawa pulang buku yang tersedia tanpa perlu membayar sepeserpun.

Perpustakaan jalanan ini digagas satu keluarga kecil, Hendy Kurniawan, yang tinggal tak jauh dari seputaran Lapangan Denggung. Bukan ingin gagah-gagahan untuk menyebar virus membaca atau menggeliatkan literasi di generasi kini, tapi sekadar ingin berbagi buku-buku koleksi pribadi yang hanya jadi pajangan di rak seusai dibaca. Hendy, begitu ia sering disapa, bahkan tak segan untuk memberikan buku koleksinya jika seseorang membutuhkannya. "Hanya sedikit syarat, bila buku tersebut sudah selesai dibaca agar diberikan pula kepada seseorang lain yang membutuhkan," ungkapnya.

(TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy)
(TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy)

Sudah sekitar dua tahun ini perpustakaan Aksara Bergerak berbagi. Kalau ada yang menyumbang sejumlah uang, bahkan dengan maksud untuk dibelikan buku sebagai penambah koleksi perpustakaan, Aksara Bergerak akan selalu menolaknya. Hendy mengungkapkan beberapa kenalannya kemudian ikut menitipkan buku koleksinya untuk menjadi bagian dari perpustakaan ini dengan segala konsekuensinya.

(TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy)
(TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy)

Di perpustakaan Aksara Bergerak, orang tak perlu repot-repot mendaftar atau menyerahkan jaminan hanya untuk membaca buku. Cukup bertukar nomor ponsel. Sesederhana itu saja.

(TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy)

Perpustakaan Aksara Bergerak juga membuka kelas bahasa Inggris. Sekali lagi, gratis. Kelas bahasa Inggris ini dibuka setiap akhir pekan. Istri Hendy, Rahmiani Gumelar yang selalu ditemani buah hatinya, Aksara Adisti, yang akan selalu membukakan pintu dan berdiskusi di kelas bahasa Inggris ini. Bagi anak-anak atau siapa pun yang ingin bejalar bersama.

Baca: BERITA FOTO : Peringatan Idul Adha Oleh Difabel

Baca: BERITA FOTO : Wisata Paralayang Menikmati Parangtritis Dari Udara

Baca: BERITA FOTO : Lenggak-lenggok Buruh Gendong

Penulis: bad
Editor: bad
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved