Yogyakarta

Polda DIY : Pelaku Kejahatan di Bawah Umur Tetap Diproses

Penanganan kasus dengan tersangka yang masih di bawah umur memang dilakukan dengan proses yang berbeda dengan orang dewasa.

Polda DIY : Pelaku Kejahatan di Bawah Umur Tetap Diproses
TRIBUNJOGJA.COM / Pradito Rida
Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri saat memberikan keterangan di Mapolda DIY, Kamis (23/8/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Banyaknya pelaku tindak kejahatan dari kalangan remaja, khususnya di bawah umur 17 tahun menjadi sorotan masyarakat.

Disamping itu, masyarakat menganggap kepolisian kurang tegas dalam menangani kasus, di mana pelakunya masih di bawah umur.

Baca: Panjat Pohon, Pemuda Asal Kota Yogya Gasak Barang Milik Tetangganya hingga Rp30 juta

Padahal kepolisian melakukan penindakan berdasarkan Undang-undang, bahkan untuk pelaku di bawah umur tetap diproses secara hukum.

Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri mengatakan, bahwa penanganan kasus dengan tersangka yang masih di bawah umur memang dilakukan dengan proses yang berbeda dengan orang dewasa.

Menurutnya, hal itu merujuk Undang-undang RI nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak.

"Kalau ada anak-anak yang dibawah umur 18 berhadapan dengan hukum, sistem peradilan pidana anak pun diberlakukan, namanya diversi," katanya pada Tribunjogja.com, Kamis (23/8/2018).

Lanjut Kapolda, diversi adalah memanggil kedua belah pihak yang bertikai, contohnya terlibat perkelahian antar kelompok.

Selain itu, para orangtua yang bertikai juga dipanggil untuk menyelesaikan masalah secara damai di kantor, mengingat baik pelaku dan korban masih di bawah umur.

Namun, hal itu terkadang dianggap masyarakat sebagai tindakan yang kurang tegas dan menginginkan adanya hukuman setimpal kepada tersangka.

"Seolah-olah Polisi dianggap tidak tegas, tapi undang-undang yang mengamanatkan seperti itu," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: rid
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved