Breaking News:

Yogyakarta

5 Gunungan Habis Dirayah Warga dalam Prosesi Grebeg Besar

Sebanyak lima buah gunungan dari Kraton Ngayogyakarta dirayah, atau diperebutkan oleh ratusan warga, dalam prosesi Grebeg Besar.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
5 Gunungan Habis Dirayah Warga dalam Prosesi Grebeg Besar 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebanyak lima buah gunungan dari Kraton Ngayogyakarta dirayah, atau diperebutkan oleh ratusan warga, dalam prosesi Grebeg Besar, memperingati Idul Adha, di Halaman Masjid Gedhe Kauman, Yogyakarta, Rabu (22/8/2018).

Dari pantauan Tribunjogja.com, kelima gunungan yang dirayah tersebut, terdiri dari masing-masing satu gunungan jaler, wadon, gepak, darat, serta pawohan.

Baca: Ratusan Warga Berebut Isi Gunungan Grebeg Besar

Akan tetapi, khusus gunungan gepak, dibawa menuju Pengulon, yang letaknya berada di sebelah utara Masjid Gedhe Kauman.

Gunungan gepak sendiri, berisikan aneka buah-buahan.

Namun, berbeda dengan empat lainnya, gunungan tersebut tidak diperuntukkan bagi masyarakat umum, melainkan hanya kerabat Pengulon dan abdi dalem saja yang boleh merayahnya.

Momentum Grebeg Besar pun mampu menyedot antusiasme warga.

Tampak, masyarakat dari berbagai penjuru sudah berkumpul, menantikan arak-arakan gunungan sejak kisaran pukul 09.00 WIB, baik yang berada di depan Pagelaran Kraton, maupun Kauman.

Terang saja, begitu Kyai Penghulu Kraton Ngayogyakarta, KRMT Ahmad Muksin Kamaludiningrat selesai membacakan doa, seluruh gunungan langsung dirayah habis, hingga tak tersisa.

Bahkan, puing-puing yang berceceran pun turut menjadi buruan.

"Ngalap berkah, nanti dibawa pulang ke rumah, terus remah-remah dari gunungan ini disebar ke sawah," kata Sumiyati, warga Bambanglipuro, Bantul, terkait motivasinya turut berburu sisa-sisa gunungan.

Selain lima gunungan yang dirayah di Halaman Masjid Gedhe Kauman dan Pengulon tersebut, dalam prosesi Grebeg Besar ini, masih terdapat dua gunungan jaler lainnya, yang dibawa menuju Puro Pakualaman dan Kepatihan, Yogyakarta.

Manggala Yudha Kraton Ngayogyakarta, Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Yudhaningrat, yang bertugas memimpin jalannya prosesi Grebeg Besar, mengatakan bahwa gunungan ini merupakan wujud sodakoh dari raja, untuk masyarakat.

Baca: VIDEO : Berebut Gunungan Di Grebeg Besar Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat

"Peringatan hari raya Idul Adha ini, Kraton Ngayogyakarta mengeluarkan lima buah gunungan, sebagai wujud sodakoh Sultan, kepada masyarakat," katanya.

Kemudian, lanjut Gusti Yudha, memperingati Idul Adha tahun ini, Kraton Ngayogyakarta juga kembali memberikan hewan kurban, berupa sapi, maupun kambing.

Hewan kurban tersebut, lantas dibagikan di berbagai masjid kagungan dalem. (*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved