Sleman

Diduga Depresi, Wanita Umur 51 Tahun Gantung Diri di Jembatan Ganggong Sleman

Diduga wanita yang bernama Kaminem (51), warga Merdikorejo, Tempel, Sleman ini gantung diri karena depresi.

Diduga Depresi, Wanita Umur 51 Tahun Gantung Diri di Jembatan Ganggong Sleman
Dokumentasi Polsek Turi
Petugas Polsek Turi, Sleman dan pihak medis saat melakukan evakuasi terhadap seorang wanita yang gantung diri di bawah jembatan daerah Turi, Sleman. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seorang wanita tua ditemukan gantung diri di bawah jembatan yang berada di daerah Ganggong, Bangunkerto, Turi, Sleman tadi pagi, Selasa (21/8/2018).

Diduga wanita yang bernama Kaminem (51), warga Merdikorejo, Tempel, Sleman ini gantung diri karena depresi.

Baca: Selain Pengecekan Hewan Kurban, Pemkab Sleman Juga Gelar Sosialisasi ke Warga

Bahkan wanita itu telah beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri hingga lebih dari enam kali.

Kapolsek Turi, AKP Catur Widodo mengatakan, Kaminem ditemukan oleh seorang warga saat melintas di daerah tersebut.

Mendapati seorang wanita tua menggantung di bawah jembatan tersebut, saksi langsung memberitahu warga setempat dan diteruskan dengan pelaporan kepada pihaknya.

Mendapat laporan tersebut pihaknya langsung mendatangi lokasi penemuan guna melakukan proses identifikasi.

Menurut Kapolsek, Kaminem gantung diri dengan seutas tali tambang plastik berwarna kuning dengan panjang 2,5 meter dan diikatkan pada jembatan tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan Team Kesehatan Urkes Polres Sleman dan Puskesmas Turi pada tubuh luar korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Tapi kuping korban mengeluarkan darah," katanya pada Tribunjogja.com, Selasa (21/8/2018).

Dijelaskannya pula, dari keterangan pihak keluarga kepada pihaknya didapati informasi bahwa Kasinem pernah melakukan percobaan bunuh diri beberapa kali.

Selain itu, Kasinem sebelumnya telah dicari pihak keluarga karena sejak tadi malam, Senin (20/8/2018) pergi meninggalkan rumah.

"Dari keterangan keluarga, korban pernah melakukan percobaan bunuh diri 6 kali, dua kali dengan menceburkan diri ke sumur dan pernah mencoba membakar dirinya sendiri. Jadi ini upaya bunuh diri yang ke-7 yang dilakukannya," ujarnya.

Baca: Tingkatkan Kewaspadaan, JCM Gelar Simulasi Penanganan Bencana

Kapolsek menambahkan, percobaan bunuh diri yang dilakukan Kasinem bukan tanpa alasan.

Menurutnya, hal itu dikarenakan Kasinem mengalami suatu hal tertentu yang membuatnya selalu ingin mengakhiri hidup.

"Diduga dia (Kasinem) ini gantung diri karena depresi. Untuk jenazah tadi sudah diserahkan ke pihak keluarga, karena pihak keluarga tidak menghendaki dilakukan otopsi dan ingin segera memakamkannya," pungkasnya. (*)

Penulis: rid
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved