Lifestyle

Sudah Benarkah Cara Anda Mencuci Rambut?

Ada yang menyebut setiap hari, namun beberapa sumber lain menganjurkan kita untuk tak setiap hari mencuci rambut.

Tayang:
Editor: Ari Nugroho
ilustrasi 

Khetarpal mencontohkan mereka yang berdarah Afrika-Amerika seringkali memiliki rambut yang superkering.

Jika mereka keramas terlalu sering, rambut mereka akan menjadi kering dan rapuh.

Untuk kasus ini, ia merekomendasikan pembatasan pencucian rambut, misalnya setiap satu atau dua kali dalam sebulan.

3. Panjang, tekstur dan proses pewarnaan

Kelenjar minyak (sebaceous glands) hanya ada di kulit kepala.

Minyak ini harus tersalurkan ke setiap batang rambut untuk menjaganya tetap lembap.

Itulah mengapa, mereka yang punya rambut lebih panjang lebih sering mengalami masalah rambut kering dan lebih sulit menjaga rambut tetap lembap hingga ke ujung.

"Seringkali, semakin panjang rambut kita, semakin kering bagian ujungnya," kata Khetarpal.

Untuk alasan yang sama, rambut keriting dan kasar juga cenderung lebih kering ketimbang rambut halus.

Pada kasus rambut keriting, minyak tersebut perlu kerja ekstra karena harus bergerak pada batang rambut yang rumit untuk sampai di ujung rambut.

Jika memiliki tipe rambut kering, kamu tentunya harus mencuci rambut lebih jarang.

Khetarpal menyarankan mereka yang berambut panjang untuk fokus merawat bagian ujung rambut, ketimbang bagian akar.

"Beberapa orang juga mencoba menggunakan minyak alami, seperti minyak kelapa, minyak zaitun, atau minyak jojoba. Tapi aku merekomendasikan untuk tidak berlebihan," ujarnya.

Di samping jenis rambut, proses kimia terhadap rambut juga menentukan apakah rambut kita lebih rapuh atau kuat.

Baca: Seberapa Seringkah Kita Harus Keramas?

4. Rutinitas olahraga

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved