Legenda Dibalik Patung Kucing Melambai yang Biasa Ditaruh di Dekat Kasir Toko
Pernahkah kamu menjumpai ada patung kucing berwarna keemasan dengan posisi tangan melambai-lambai?
TRIBUNJOGJA.com - Pernahkah kamu menjumpai ada patung kucing berwarna keemasan dengan posisi tangan melambai-lambai? Ya, biasanya patung kucing tersebut ditaruh di dekat kasir toko, baik itu toko barang maupun makanan.
Jika kamu belum tahu, patung ini merupakan Maneki Neko, sebuah patung keberuntungan simbol menarik orang atau pembeli untuk mendatangi toko pemilik patung.
Percaya tak percaya, Maneko Neko sudah ada sejak awal abad ke 17 di Jepang.
Bagi orang Jepang khusunya, menganggap kucing adalah hewan yang teramat istimewa, karena dianggap sebagai hewan kesayangan Dewa Amaterasu atau dewa matahari.
Gurkha! Resimen Legendaris yang Dipakai Singapura Amankan Pertemuan Trump dan Kim Jon Un
Kucing dianggap sering mengamati pergerakan manusia dan melaporkan orang-orang mulia agar diberi rejeki kepada dewa matahari.
Itulah sebabnya, bagi orang Jepang, kucing dianggap hewan yang keramat.
Mereka percaya, jika seseorang membunuh kucing dengan sengaja, maka kesialan akan mengikutinyanya, akibat kutukan sang dewa.
Selain itu ada juga legenda populer yang melatarbelakangi patung kucing ini.
Konon ada seorang pendeta yang memelihara seokor kucing bernama Tama, ia kerap berkeluh kesah dengan Tama akan kondisi kuil yang memprihatinkan.
Fakta Dibalik Legenda Menyeramkan Bocah-bocah Bermata Pekat
Kemudian ada seorang saudagar kaya dari daerah Hikone (bagian barat Tokyo), bernama Naotaka Li pulang berburu.
Ia kemudian berteduh di bawah pohon untuk menghindari hujan badai, tapi tiba-tiba ada seekor kucing yang memberi isyarat mengundang Naotaka untuk berteduh di genbang kuil.
Tidak berapa lama setelah Naotaka berteduh di gerbang kuil, tiba-tiba saja ada petir yang menyambar pohon tempatnya berteduh tadi.
Ia sangat berterimaksih dengan kucing yang menyelamatkannya itu, ia mendanai kuil tersebut menjadi mewah dan menjadikannya sebagai kuil keluarga.
Keadaan kuil itupun berubah 180 derajat, saat Tama tiada, patung kucing pun dibuat untuk mengenangnya.
Nah, Dari mitos dan legenda inilah lahirlah patung "Maneki Neko".
Inilah Legenda Sembilan Penunggu Gunung Merapi, dari Pasukan Lelembut Hingga Pimpinan Para Dedemit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/maneki-seto_20180818_124413.jpg)