Gempa Bumi
BMKG Nyatakan Peringatan Tsunami Gempa 7,0 SR Lombok Berakhir
BMKG Nyatakan Peringatan Tsunami Akibat Gempa 7,0 SR di Lombok telah Berakhir
Penulis: say | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan peringatan tsunami akibat gempa 7,0 SR di Lombok telah berakhir.
BMKG sempat mengeluarkan peringatan potensi tsunami setelah gempa mengguncang wilayah tersebut.
"#Peringatan dini TSUNAMI yang disebabkan oleh gempa mag:7.0, tanggal: 05-Aug-18 18:46:35 WIB, dinyatakan telah berakhir#BMKG," jelas BMKG di akun Twitter resminya, Minggu (5/8/2018) pukul 20.25 WIB.
Berdasarkan catatan BMKG, tsunami akibat gempa 7,0 SR telah terdeteksi di Carik pada pukul 18:48 WIB, setinggi 0.135m.
Di Badas terdeteksi tsunami 0.100m pada pukul 18:54 WIB, di Lembar 0.090m pada pukul 19:27 WIB, dan di Beno 0.020m pada pukul 19:58WIB.
Gempa 7.0 SR di 18 km barat laut Lombok Timur terjadi petang ini pukul 18.46 WIB.
Gempa yang berpusat di di darat dengan kedalaman 15 km itu dirasakan dalam skala intensitas (MMI) III di Waingapu, II Sawahan, II-III di Banyuwangi, V-VI Denpasar, IV Kuta, II-III Situbondo, V-VI Karangasem, V-VI Bima, II-III Malang, serta VII di Mataram. (*)
Baca: Warga Lombok Barat Mulai Mengungsi ke Dataran Tinggi setelah Gempa
Baca: Gempa Bumi 7,0 SR Guncang Lombok NTB, Begini Gambaran Getaran Gempanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gempa-lombok_20180805_201445.jpg)