Otomotif

Percantik Motor Kustom dengan Teknik Pinstriping

Pinstriping ini dilakukan menggunakan kuas khusus pinstripe dan cat khusus otomotif.

Tayang:
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Muhammad Fatoni
Dok.Pri Reka
Hasil pinstrip dan hand letter karya Reka. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bagi pemilik motor kustom, memoles rupa motor menjadi hal wajib agar tampak menawan bahkan mencuri perhatian.

Pinstripe atau pinstriping dapat menjadi pilihannya.

Pinstriping ini dilakukan menggunakan kuas khusus pinstripe dan cat khusus otomotif.

Reka Puji Asmara (43) sesekali mengerjakan pinstriping pada motor kustom racikannya.

"Main garis-garis, jadi ada kesatuan sama hand lettering juga," paparnya. Ia menambahkan, pinstripe ini merupakan komposisi dari berbagai garis yang membuat kesatuan tertentu menjadikan harmonisasi yang indah.

Sekilas, pola pinstripe ini terlihat seperti motif floral. Namun ada juga yang berbentuk menyerupai lidah api atau flame.

Dalam membuatnya diperlukan ketelatenan dan kesabaran.

"Ada tebal tipis, penekanan di kuasnya. Mirip kaligrafi," terang Reka yang menekuni pinstriping sebagai selingan atau hobi.

Meski hanya selingan, Reka tak main-main menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk pinstriping.

"Kuasnya macem-macem, ada yang untuk garis lurus, garis melengkung. Tiap kuas beda job-nya," jelasnya saat ditemui di rumahnya di kawasan Dongkelan tempo hari.

Ia mengaku harus mengimpor kuas-kuas tersebut dari berbagai negara.

"Impor dari US, ada juga ini dari Jepang. Dari England juga ada," tuturnya.

"Ini natural dari bulu tupai. Tapi dia lebih awet. Kalau yang sintetis dia nggak tahan sama minyak," terangnya sambil menunjukkan beberapa kuas pinstripe yang ia miliki.

Memang, cat yang digunakan adalah cat khusus otomotif.

"Catnya pakai cat duco cat otomotif yang cepet keringnya. Bisa juga pakai cat enamel tapi keringnya lama," ujarnya.

Bagian motor yang dapat dijadikan media pinstriping antara lain tangki dan bodi.

"Bisa juga buat helm. Di media kulit juga bisa," terangnya.

Siang itu, Reka membuat pinstripe pada sebuah tangki. Sebelum memulas cat, ia membuat sketsa tipis terlebih dahulu menggunakan pensil khusus. Setelahnya, ia menyiapkan cat berwarna putih yang dicampur dengan tiner.

Dengan perlahan dan tanpa ragu, Reka memulas kuasnya di atas tangki. Garis-garis berpadu menjadi satu harmoni mewujudkan sebuah pola cantik.

Reka mengaku, sebenarnya ia agak merasa kesulitan untuk menjaga tangannya tidak bergetar.

"Karena sering nggerinda tangan jadi gampang geter-geter. Jadi agak sulit kalau bikin pinstripe," ungkap Reka.

Meski demikian, Reka mampu merampungkan pinstripe-nya dalam waktu cukup singkat.

"Cepat selesainya karena catnya cepat kering. Jangan didobel juga ngecatnya nanti jadi kurang bagus," kata Reka. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved