Mengenal Saffron, Bumbu Masak yang Harganya Rp11 Juta

Bumbu rempah satu ini bernilai sangat fantastis. Namanya Saffron, yang berasal dari bunga ungu crocus sativus linneaus.

Editor: iwanoganapriansyah
IST
Saffron bumbu rempah yang banyak dipakai di India dan beberapa negara di Asia dan Eropa 

TRIBUNJOGJA.COM - Bumbu rempah satu ini bernilai sangat fantastis. Namanya Saffron, yang berasal dari bunga ungu crocus sativus linneaus.

Rempah ini biasa digunakan dalam campuran resep masakan jenis tertentu. Biasanya digunakan untuk membumbui nasi biryani khas India atau arroz con pollo atau paella ala Spanyol.

Rempah ini menghasilkan warna kuning cerah dalam masakan dan memiliki khasiat yang dapat meredakan stres dan kecemasan.

Apa yang Membuat Saffron Sangat Mahal? Untuk memanen saffron dibutuhkan kerja keras dan itu merupakan pekerjaan yang sulit.

Setidaknya selama enam jam sehari, mulai dari subuh, Anda harus memetik bunga dengan hati-hati.

Satu pon (454 gram) safron kering membutuhkan 75.000 bunga crocus sativus linneaus.

Ladang bunga Saffron
Ladang bunga Saffron ()

Bahkan di pertanian Pampore, India, sudah menjadi tradisi agar setiap anggota keluarga hadir selama musim pemetikan.

Setiap bunga tumbuh rendah dari permukaan tanah dan setiap bunga hanya memiliki 2 helai stigma berwarna kemerahan.

Hanya stigma-stigma inilah yang dikumpulkan dan akan dikeringkan untuk dijadikan rempah safron.

Dilansir dari food.ndtv.com, Iran memiliki ladang saffron sepuluh kali lebih banyak dari di India.

Asli dan Palsu

Karena hanya untuk mendapatkan satu kilo saffron membutuhkan kerja yang begitu melelahkan.

Tak jarang jika pedagang biasanya mencampurkan saffron asli dengan bahan-bahan sintesis yang dibuat sedemikian rupa menyerupai saffron asli.

Sanjay Raina, seorang pengusaha katering di India memberi tips untuk membedakan antara saffron asli dan yang palsu.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved