Internasional
Bendungan PLTA Jebol di Laos, Warga Mendengar Suara Mirip Ledakan sebelum Banjir Menerjang
Bendungan PLTA yang sedang dibangun itu dimobilisasi oleh Korea Selatan dan Thailand.
Penulis: say | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, ATTEPEU - Sebanyak 26 orang telah ditemukan tewas, lebih dari 130 hilang, serta 3.000 penduduk kehilangan rumah, akibat DAM Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di provinsi Attepeu, Laos, jebol, Senin (24/7/2018).
Hingga kini, upaya evakuasi terhadap korban banjir masih terus dilakukan.
Seorang warga bernama Petchinda Chantamart (35) bercerita pada wartawan, dirinya mendengar suara ledakan yang mirip seperti angin kencang, sebelum musibah itu terjadi.
Seketika, ia langsung sadar jika ada sesuatu yang tak beres dengan bendungan baru, yang sedang dibangun di Sungai Mekong.
Petchinda segera berlari ke rumah tetangganya, memberi tahu mereka agar menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi.
Tak berselang lama, jutaan kubik air langsung menghantam desanya, Xay Done Khong.
Menurut wanita tersebut, ratusan orang di desanya telah berlari menyelamatkan diri.
Namun, 15 orang masih hilang, sembilan di antaranya adalah anak-anak.
"Aku sangat mengkhawatirkan mereka, dari lubuk hatiku," kata Petchinda seperti TribunJogja.com kutip dari Strait Times.
Perdana Menteri Laos Thongloun Sisoulith dalam konferensi pers, Rabu (25/7/2018) mengatakan, 131 orang masih hilang dan lebih dari 3.000 orang kehilangan tempat tinggal.
Tim menyelamatkan banyak korban dari atap dan pepohonan.
"Langkah kedua bagi kami adalah memulihkan dan mengidentifikasi almarhum, tetapi untuk sekarang, kami bergegas menemukan mereka yang masih hidup di daerah itu," kata Bounhom Phommasane, gubernur distrik Sanamxay, kepada The Vientiane Times.
Bendungan PLTA yang sedang dibangun itu dimobilisasi oleh Korea Selatan dan Thailand.
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in telah menginstruksikan pemerintahnya pada Rabu, untuk mengirim tim penyelamat dan bantuan darurat ke Laos. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/banjir-bandang-di-laos_20180726_131545.jpg)