Travel
6 Jembatan Kuno nan Unik dan Menakjubkan dari Sejumlah Belahan Dunia
Jembatan kuno yang terbuat dari tumpukan batu pun masih eksis dan menjadi obyek wisata.
Penulis: Hanin Fitria | Editor: Muhammad Fatoni
Jembatan unik selanjutnya ada di Jepang, yaitu Jembatan Kintai yang memiliki lima lengkungan yang tampak mengapung di atas dermaga batu.
Konstruksi jembatan tersebut hampir seluruhnya terbuat dari kayu.
Jembatan Kintai sempat roboh dan hanyut pada tahun 1673.
Kemudian kembali digunakan pada tahun 1950.
3. Pont Jacque Chaban-Delmas (Prancis)
Jembatan angkat vertikal terpanjang di Eropa, Pont Jacque Chaban-Delmas di Bordeaux, dibuka pada tahun 2013.
Ini memungkinkan kapal-kapal besar untuk melewati Sungai Garonne.
Bentang angkat pusatnya yang berukuran 2.600 ton seimbang dengan bobot 600 ton di empat menara.
Rentangnya adalah baja, menara beton dan sistem pencahayaan menekankan garis-garis vertikal.
4. Jembatan Slaters (Inggris)
Jembatan yang telah dibangun sejak abad ke-18 tersebut masih dapat berfungsi hingga sekarang.
Jembatan Slater di Cumbria merupakan kombinasi dari lengkungan dan lempengan yang diperuntukkan sebagai jalan berkuda.
Biasanya jembatan tersebut difungsikan untuk menuju area pertambangan dan perbukitan.
The voussoirs (arch stones) memiliki panjang hingga 4,3 kaki dan lebar 4,2 kaki.
5. Jembatan Jade Belt (Cina)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jembatan-jade-belt_20180717_142540.jpg)