Sains
Katak dengan Tanduk Tak Bertulang Ditemukan di Sumatera
Setelah tes DNA, maka spesimen tersebut diawetkan agar menjadi acuan ilmiah dunia ilmu pengetahuan masa depan.
Setelah tes DNA, maka spesimen tersebut diawetkan agar menjadi acuan ilmiah dunia ilmu pengetahuan masa depan.
Sementara itu, Amir mengatakan, katak tanduk lancip yang unik ini ternyata menjadi favorit bagi para kolektor hewan, khususnya para pecinta katak.
"Bentuknya yang unik memang menarik perhatian para kolektor, dan katak tanduk lancip ini paling dicari karena khas dari wilayah Asia Tenggara," katanya.
Penemuan tersebut sudah terbit di jurnal Zootaxa, 2018.(TRIBUNJOGJA.COM)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Di Sumatera Selatan, Ditemukan Katak dengan Tanduk Tak Bertulang", https://sains.kompas.com/read/2018/07/06/200000623/di-sumatera-selatan-ditemukan-katak-dengan-tanduk-tak-bertulang.
Penulis : Michael Hangga Wismabrata
Editor : Yunanto Wiji Utomo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/katak-tanduk-lancip-atau-megophrys-lancip_20180707_234016.jpg)