Kecelakaan Jip Lava Tour

Dishub Sleman: Usia Jip Wisata Merapi Rata-rata Sudah Puluhan Tahun

Usia Jip Wisata Merapi Rata-rata Sudah Puluhan Tahun. Untuk Cegah Kecelakaan Terulang Kembali, Dinas Akan Uji Kelaikan Kendaraan.

Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Salah satu jip Lava Tour yang beraksi di Kali Kuning, Sleman, Rabu (20/06/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM - Kepala Dinas Perhubungan Sleman Mardiyana menyebut bahwa seluruh jeep yang digunakan untuk Lava Tour rata-rata telah berusia uzur.

"Saya pernah naik salah satu jeep, ternyata keluaran tahun 1958," ungkap Mardiyana di Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (20/06/2018).

Saat ditanya apakah pihak Dishub akan melakukan pembatasan terkait usia kendaraan, Mardiyana menyatakan hal tersebut sulit untuk dilakukan.

Maka kebijakan yang bisa dilakukan Dishub adalah pengecekan kelaikan kendaraan secara rutin, termasuk kompetensi dari pengendara Jeep tersebut.

"Untuk Kaliurang sendiri saja ada lebih dari 800 Jeep di bawah 29 komunitas. Itu belum termasuk kendaraan jeep di wisata Tebing Breksi," jelas Mardiyana.

Baca: Pascakecelakaan, Standar Jeep Akan Ditingkatkan

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun menegaskan bahwa seluruh komunitas jeep Lava Tour harus mematuhi SOP atau standar operasional yang telah disepakati.

Ia pun menyatakan akan kembali meninjau SOP yang sudah ada, apakah harus diperbaharui atau tidak.

"Intinya kendaraan harus laik jalan dan pengendaranya harus kompeten. Evaluasi akan kita berlakukan terus menerus," tegas Sri Muslimatun. (tribunjogja)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Hari Susmayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved