Techno
Ponsel Android Jadi Lemot dan Memori Penuh Bisa Jadi karena Ada Bloatware
Sebagai catatan, bloatware bukan aplikasi bawaan Google (Gmail, Maps, Google Play, Drive dan lainnya).
TRIBUNJOGJA.COM – Setiap hape memiliki spesifikasi tersendiri.
Dan dari spesifikasi tersebut, ada istilah memori penyimpanan atau memori internal.
Memori tersebut terbagi menjadi beberapa kategori tergantung kemampuan si hape.
Membahas memori, tak ada salahnya menyinggung kata bloatware.
Mungkin belum banyak yang tahu apa itu bloatware dan hubungannya dengan memori hape.
Apa itu bloatware?
Dikutip dari berbagai sumber, bloatware adalah software bawaan vendor hape yang berbentuk aplikasi.
Aplikasi-aplikasi tersebut memiliki kapasitas tertentu dan dapat menyita memori hape.
Sebagai catatan, bloatware bukan aplikasi bawaan Google (Gmail, Maps, Google Play, Drive dan lainnya).
Samakin banyak bloatware, semakin banyak memori yang terpakai.
Apakah bloatware berbahaya?
Bloatware tidak berbahaya, karena vendor hape telah merancang sedemian rupa.
Tapi, jika bloatware dibiarkan bisa membuat memori penuh dan hape lemot.
Contoh bloatware apa saja?

Bloatware hape bisa berbentuk aplikasi kerja sama seperti: UC Browser dan Clean Master.
Atau juga berbentuk aplikasi bawaan seperti: Mi Caping, Mi Drop, MI Remote, MIUI Forum, Mi Video (untuk hape Xiaomi).
Dan aplikasi seperti: Zenfone care, Zentalk dan ZenChoice untuk hape Asus.
Jadi dari pada hape lemot, pilah-pilih bloatware kalian! (NexTren, Husna Rahmayunita)