Internasional
ISIS Eksekusi 30 Anggotanya di Irak
Biasanya, ISIS akan menayangkan aksi-aksi eksekusi mereka lewat situs online dan media sosial sebagai bahan propaganda.
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BEIRUT – Gerombolan militan Islic State Sham and Iraq (ISIS) dikabarkan mengeksekusi 30 anggotanya di Provinsi Al Anbar, Irak.
Kabar ini diwartakan situs Al Masdar News mengutip berita yang dilansir BasNews, media pro Kurdi Irak, Rabu (13/6/2018). Sumbernya para pemimpin suku lokal di Al Anbar
Kepala suku loka dil Al Anbar, Qutri Al-Samarmad, menyebutkan eksekusi kejam itu dilakukan di wilayah Hegeen, dekat Kota al-Bu Kamal.
Wilayah ini berbatasan langsung dengan Irak, atau di sebelah kota Qaik di Provinei Al Anbar.
Elite ISIS setempat menuduh ke-30 anggotanya itu bersekutu dengan pasukan Suriah dan Irak. Belum ada bukti video dan foto terkait kejadian ini.
Biasanya, ISIS akan menayangkan aksi-aksi eksekusi mereka lewat situs online dan media sosial sebagai bahan propaganda.
Perkembangan lain, kelompok pemberontak di Provinsi Idlib melancarkan serangan ke dua kota Syiah di Al Fouaa dan Kafraya.
Kabar ini diwartakan kelompok Narional Defence Forces (SDF). Belum ada pernyataan resmi dari pihak pemberontak di Idlib atau kelompok yang bertanggungjawab.
Baku tembak intensif terjadi di luar kota Kafraya saat kelompok militan warga Uzbekistan merangsek di ladang pertanian Barouma. Pasukan Suriah berusaha menahan serangan ini.
Selama empat hari terakhir, kelompok militan berusaha menguasai kedua kantong warga Syiah Suriah ini. Usaha mereka terus dipatahkan pasukan Suriah dengan bantuan serangan udara Rusia.
Gempuran bersenjata dari kelompok militan ini melanggar kesepakatan damai Astana, yang membentuk zona deeskalasi konflik di Provinsi Idlib, Suriah.(Tribunjogja.com/AMN/ xna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bendera-isis_20180613_131625.jpg)