Sains

Ular Berkepala Dua Ini Mampu Bertahan Hidup Meski Hanya dengan Satu Sistem Pernafasan

Kasus kelainan genetik terbilang langka, setidaknya hanya ada satu dari 10.000 kelahiran seperti ini.

Ular Berkepala Dua Ini Mampu Bertahan Hidup Meski Hanya dengan Satu Sistem Pernafasan
Metro
Ular berkepala dua ditemukan September tahun lalu di halaman belakang rumah. 

Merawat ular berkepala ganda tidak jauh berbeda dengan merawat ular biasa.

Bedanya, ia harus memastikan Filo dan Gumbo dapat makan dan minum dengan benar.

"Saya harus memastikan bahwa mangkuk air mereka tidak terlalu dalam, agar mencegah kepala yang dominan menyeret kepala yang tidak dominan ke dalam air," jelasnya.

Tanee pun percaya ular uniknya ini memiliki umur yang sama dengan ular lain dari jenisnya ini.

Mereka bisa bertahan 10 tahun hidup di alam liar dan 20 sampai 25 tahun dalam perawatan manusia.

Baca: Warga Ketakutan, Ada Kambing Aneh Berkepala Mirip Manusia

Berkat ular uniknya, Tanee saat ini disibukkan mengunjungi sekolah, perpustakaan, dan kelompok pramuka untuk mengedukasi masyrakat tentang hewan langka.

"Di lingkungan tempat tinggal saya lebih menyukai ular yang mati karena dianggap tidak berbahaya. Lewat ular unik ini, masyarakat kini mulai terbuka terhadap satwa liar," katanya kepada Newsweek.

Filo dan Gumbo memiliki riwayat kesehatan yang baik.

Tanee berpendapat, ularnya ini sangat mungkin mati bila hidup di alam liar karena ia merayap dengan sangat lambat.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hampir Setahun, Ular Berkepala Dua Hidup dengan Satu Sistem Pernapasan", https://sains.kompas.com/read/2018/06/05/123200523/hampir-setahun-ular-berkepala-dua-hidup-dengan-satu-sistem-pernapasan.
Penulis : Gloria Setyvani Putri
Editor : Gloria Setyvani Putri

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved