Ramadan 1439 H
Inilah Bacaan Niat Iktikaf yang Dilantunkan Rasulullah Beserta Artinya
Menjalankan serangkaian ibadah di malam tersebut dipercaya akan mendatangkan banyak pahala yang lebih baik
Penulis: Hanin Fitria | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM - Sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan merupakan waktu yang diperkirakan Lailatul Qadar akan terjadi.
Menjalankan serangkaian ibadah di malam tersebut dipercaya akan mendatangkan banyak pahala yang lebih baik dari seribu bulan.
Pada malam tersebut, umat Islam juga dianjurkan untuk melakukan ibadah iktikaf.
Baca: Malam Ini Masuk 10 Hari Terakhir Ramadan, Ini Doa untuk Mendapat Keutamaan Lailatul Qadar
Dilansir Tribunjogja.com dari berbagai sumber, berikut bacaan niat iktikaf yang dilantunkan Nabi Muhammad SAW beserta artinya:
نَوَيْتُ اَنْ اِعْتِكَفَ فِى هَذَا المَسْجِدِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
“Nawaitu an i’tikafa fi hadzal masjidi sunnatal lillaahi ta’alaa”
Artinya :
“Saya niat berdiam diri di dalam masjid, sunnah karena Allah ta’ala”
Malam Lailatul Qadar
Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang dinantikan oleh seluruh umat Islam di dunia.
Malam tersebut diyakini lebih baik dari 1.000 bulan.
Riwayat mengatakan bahwa malam yang diliputi pernuh keberkahan tersebut akan datang pada 10 hari terakhir di buan Ramadhan.
Baca: Tanda-tanda Lailatul Qadar, Malam yang Lebih Mulia dari 1000 Bulan
Dipercaya malam Lailatul Qadar akan jatuh di tanggal ganjil.
Namun tak ada satu manusia pun yang mengetahui kapan tepatnya.
Seperti TribunJogja.com kutip dari NU Online, beberapa tanda datangnya malam Lailatul Qadar sebagaimana dijelaskan dalam Alquran:
“Ada suatu malam yang bernama Lailatul Qadar” (QS Al-Qadr: 1) dan malam itu merupakan “malam yang penuh berkah di mana dijelaskan atau ditetapkan segala urusan besar dengan kebijaksanaan” (QS Ad-Dukhan: 3).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tata-cara-dan-hal-membatalkan-iktikaf_20180605_145506.jpg)