Siapakah Pemegang Kunci Kabah Sekarang ?

Selama lebih dari 16 abad, cucu-cucu Qusai bin Kilab bin Murrah menjadi pihak yang paling bertanggung jawab dalam merawat Ka'bah

Tayang:
Editor: Mona Kriesdinar
Kunci Kabah 

TRIBUNJOGJA.com - Selama lebih dari 16 abad, cucu-cucu Qusai bin Kilab bin Murrah menjadi pihak yang paling bertanggung jawab dalam merawat Kabah, termasuk menyimpan kuncinya.

Salah satu kerabat keluarga bin Murrah adalah suku al-Shaiba yang diberi kunci-kunci situs suci oleh Nabi Muhammad pada masa penaklukan Mekkah.

Adapun Bani Shaiba atau putra-putra Shaiba merupakan suku yang memegang kunci Kabah hari ini.

Mereka bertanggung jawab atas 'Sudnah' Kabah yang berarti perawatan lengkap termasuk membuka dan menutupnya, membersihkan dan mencuci, dan merawat Kiswah atau kelongsongnya.

Pintu Kabah
Pintu Kabah ()

Bagian dalam Kabah ini dicuci dua kali setahun pada yang pertama Bulan Syaban dan tanggal 15 Muharram dalam kalender Islam.

Doa Subuh dilakukan di tempat suci al-Haram al-Makki sebelum proses pencucian, menggunakan air Zamzam dan air mawar yang digunakan.

Baca juga:

Begini Proses Membersihkan Kabah, Pakai Kain yang Dibasahi Air Zamzam Bercampur Parfum

FOTO-FOTO : Kabah dari Masa ke Masa

VIDEO : Ketika Raja Salman Salat di Dalam Kabah

Bagaimana bentuk kunci kabah ini?

Sebuah video muncul dari sheikh suku Shaiba, Saleh al-Shaiba, yang menampilkan kunci Ka'bah, pintu Tawba yang memberikan akses ke atap Ka'bah dan Makam Ibrahim.

Kunci Kabah
Kunci Kabah ()

“Kunci pintu Ka'bah penting secara historis dan religius. Ini memiliki kantong sendiri yang dihiasi sulaman hijau," kata sejarawan dan anggota Dewan Syura, Dr. Mohammed al-Zulfah.

Dia menambahkan bahwa kuncinya terbuat dari logam dan panjangnya 35 sentimeter.

Kunci ini sempat mengalai perubahan beberapa kali selama berabad-abad.

Hari ini, kunci dari Kabah terbuat dari nikel berlapis dengan emas 18 karat sedangkan interior Kiswah atau kelongsong Ka'bah berwarna hijau.

Al-Zulfah mengatakan bahwa bentuk kunci itu berubah seiring berjalannya waktu.

Perubahan tersebut bisa disaksikan di sebuah museum di Turki dengan 48 kunci ke Ka'bah sejak era Ottoman, sementara di Arab Saudi ada dua replika kunci yang terbuat dari emas murni.(*)

Sumber : Al-Arabiya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved