Soccer Style
Seto Pertajam Permainan Super Elang Jawa
Diharapkan tim yang dipiloti dalam kondisi terbaik saat kembali menjalani putaran kompetisi Liga 2 musim ini.
Penulis: ang | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN –Setelah resmi menjabat sebagai pelatih kepala PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro mengebut untuk membangun kembali tim Super Elang Jawa.
Diharapkan tim yang dipiloti dalam kondisi terbaik saat kembali menjalani putaran kompetisi Liga 2 musim ini.
Sebagai pelatih kepala, Seto perlu melakukan sejumlah perbaikan pada permainan tim.
Di antaranya mempertajam karakter permainan Ahmad Hisyam Tolle Cs.
Meski sejak awal tim yang disusun Herry Kiswanto sudah ditanamkan karakter yang menggabungkan agresivitas dan kolektivitas, namun hal itu dirasa Seto belum terlalu kentara.
Bahkan pelatih berlisensi A AFC ini karakter Laskar Sembada perlu dipertajam.
Baca: Timnas U-19 Ajak Uji Coba PSS Sleman
“Saat ini yang masih jadi catatan adalah karakter bermain mereka yang belum kelihatan. Saya ingin mengasah ini,” ungkapnya, Senin (28/5/2018).
Menurutnya PSS Sleman semestinya lebih agresif lagi dalam bermain.
Permainan dengan serangan-serangan tajam tentu akan merepotkan tim-tim yang dipertemukan di putaran kompetisi Liga 2.
“Lebih agresif tentunya, serangan harus lebih dipertajam lagi untuk meningkatkan peluang tim,” katanya.
Baca: Persis Solo Jajaki Uji Coba, PSS Sleman Prioritaskan Lawan Timnas U-19
Kendati demikian, Seto juga tidak ingin melupakan garis pertahanan timnya.
Terlebih saat menghadapi Madura FC di pertandingan kedua musim ini, para pemain PSS justru kerepotan dengan serangan Laskar Sape Poteh saat sibuk menyerang.
“Sudah pasti itu juga jadi sorotan tim pelatih. Kami tidak ingin pemain terlalu fokus pada serangan tapi merupakan pertahanan,” ujarnya.
Di sisi lain, Seto juga melihat perkembangan dari pemain-pemain yang berada di tim pelapis.
Ia mengaku tidak ingin terlalu terpaku pada tim inti di awal-awal kompetisi.
Selain putaran kompetisi yang masih relatif panjang, Seto juga harus mewaspadai potensi cedera para pemain di tim inti.
Seperti saat ditinggal Syamsul Chaerudin dan I Made Wirahadi yang harus menepi karena cedera, terjadi perubahan signifikan pada permainan PSS. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pss-sleman-vs-martapura-fc-ujian-berat-bagi-elang-jawa-yang-tengah-patah-sayapnya_20180515_120642.jpg)