Internasional

Pertama Kali, 2 Warga Swedia Dieksekusi Kelompok ISIS di Irak

Seorang pebisnis berkewarganegaraan Swedia dan keponakannya tewas dieksekusi kelompok ISIS Irak.

Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Gaya Lufityanti
internet
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, MOSKOW - Seorang pebisnis berkewarganegaraan Swedia dan keponakannya tewas dieksekusi kelompok ISIS Irak.

Kedua korban berdarah Kurdi dan tewas dalam eksekusi kejam di Kota Kirkuk, Irak.

Kabar ini dikutip Sputnik, Senin (28/5/2018) merujuk berita koran Swedia, Expressen.

Mereka diculik saat pulang mengunjungi kerabatnya di Kirkuk, Irak bagian utara.

Ini wilayah kaya minyak yang sebagian masih dikuasai gerombolan ISIS.

Motif pembunuhan brutal itu belum jelas.

Namun penyandera sempat menghubungi keluarga korban, dan meminta tebusan besar.

Pebisnis berusia 50 tahun itu pulang ke kampung halamannya lada Desember 2017, lalu lenyap sebelum diketahui diculik kelompok ISIS.

Sebuah rekaman video memperlihatkan keduanya berlutut di depan eksekutor.

Seorang ditbak di kepala dengan senapan otomatis, satunya lagi menggunakan pistol.

Dari rekaman berbahasa Arab, diketahui kelompok penculik menuduh mereka mata-mata milisi Syiah.

Tuduhan yang tidak memiliki dasar sama sekali.

Eksekusi itu diklaim sebagai pembalasan atas kekuasaan kelompok Syiah yang kini memimpin di Kirkuk.

Teman kekuarga kedua korban menduga pembunuhan itu lebih karena mereka warga Syiah, yang begitu dibenci gerombolan Daesh.

Kontak terakhir keluarga kedua korban dengan penculik memang ada kaitan dengan permintaan tebusan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved