Internasional
Ingin Rilis Layanan Taksi Terbang, Uber Ungkap Rencana Pembangunan Skyport
Hal tersebut dipaparkan dalam Uber Elevate Summit 2018 di Los Angeles, Amerika Serikat pada 8-9 Mei lalu.
Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM - Perusahaan aplikasi transportasi, Uber mengungkapkan rencana mereka untuk membuat Skyport di berbagai kota, guna memfasilitasi layanan taksi terbang.
Hal tersebut dipaparkan dalam Uber Elevate Summit 2018 di Los Angeles, Amerika Serikat pada 8-9 Mei lalu.
Layanan taksi terbang ini diberi nama 'uberAIR' dan menggunakan Skyport sebagai titik penjemputan dan penurunan penumpang di perkotaan.
Uber menawarkan 'uberAIR' ke kota-kota yang memiliki populitas lebih dari dua juta orang dan kepadatan lebih dari dua ribu orang per mil persegi.
Dilansir Tribunjogja.com dari laman Asia One, Sabtu (19/5/2018), gambaran proyek Skyport ini dibuat dan didesain oleh perusahaan arsitektur yang bermitra dengan Uber, yaitu Cogan.
Rencananya, Uber akan melakukan pengujian taksi terbang pada tahun 2020.
Sementara operasionalnya diperkirakan akan mulai pada tahun 2023.
Sebagai informasi, Dubai telah mulai mengkaji penggunaan transportasi terbang yang memungkinkan digunakan di dalam kota.
Dubai berencana menggunakan kendaraan terbang Ehang 184 buatan Tiongkok.
(Tribun Jogja/ Fatimah Artayu Fitrazana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/uber-akan-buat-skyport-untuk-taksi-terbang_20180519_101939.jpg)