Sport

Panjat Tebing Indonesia Raih Peringkat Satu Dunia

Dengan jumlah poin 1023, Indonesia menggusur Rusia yang selama bertahun-tahun tak tergoyahkan.

Editor: Ari Nugroho
Dok. FPTI
Atlet panjat tebing Indonesia, Aries Susanti Rahayu (tengah), berhasil menjadi yang tercepat dalam IFSC WorldCup Series Chongqing, China. 

TRIBUNJOGJA.COM, TAI'AN - Satu lagi prestasi ditorehkan anak bangsa di ajang internasional.

Tim nasional panjat tebing (sport climbing) Indonesia sukses menduduki peringkat pertama dunia dalam pemeringkatan International Federation of Sport Climbing (IFSC) yang dirilis usai seri kejuaraan dunia di Tai’an, China, beberapa waktu lalu.

Dengan jumlah poin 1023, Indonesia menggusur Rusia yang selama bertahun-tahun tak tergoyahkan.

Rusia dengan poin 980 harus rela turun ke peringkat ke-2.

Ada pun Perancis yang sukses merebut dua emas di nomor speed world record putra dan putri naik ke posisi ke-3 dengan total poin 590.

Kesuksesan ini tak luput dari dominasi atlet-atlet Indonesia dalam final di tiga seri kejuaraan dunia yang diikuti: Moscow, Chongqing dan Tai’an.

Dari tiga seri terebut Indonesia sukses membawa pulang ke tanah air tujuh medali (1 emas, 3 perak, 3 perunggu).

Selain menempatkan timnas sport climbing sebagai peringkat teratas dunia, Indonesia juga menempatkan dua atletnya di jajaran elit atlet panjat dunia.

Baca: Memanjat Super Cepat Bak Spiderman! Atlet Panjat Tebing asal Grobogan Jadi Jawara di Kejuaraan Dunia

Mereka adalah Aries Susanti Rahayu dan Aspar Jaelolo.

Aspar Jaelolo saat naik podium kedua nomor man speed Climbing World Cup 2017 di Xiamen, Minggu (15/10).

Dalam pemeringkatan IFSC, untuk nomor speed world record putri, peringkat pertama diduduki Anouck Jaubert dari Prancis dengan 240 poin.

Tempat kedua diduduki Aries Susanti Rahayu dengan 220 poin dan Elena Timofeeva dari Rusia dengan 169 poin.

Sementara itu, atlet putri Indonesia lainnya berada di peringkat empat yakni Agustina Sari dengan 151 poin, Rajiah Sallsabillah pada peringkat delapan dengan 115 poin.

Puji Lestari di peringkat 9 (110 poin), Santi Wellyanti peringkat 12 (78), Nurul Iqomah peringkat 18 (42), disusul Fitriyani di peringkat 29 (16) dan Mudji Mulyani di peringkat 34 (6).

Baca: Faktor Mental Jadi Perhatian Timnas Panjat Tebing

Pada nomor speed world record putra, peringkat satu hingga tiga secara berurutan ditempati Dmitrii Timofeev dari Rusia dengan 187 poin, Aspar Jaelolo dari Indonesia dengan 161 poin, dan Bassa Mawem dari Prancis dengan 151 poin.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved