Seleb

Begini Perjalanan Maria Hingga Menjadi Juara Indonesian Idol 2018

Padahal di awal, Maria tak diunggulkan. Bahkan, salah satu juri, Maia Estianty pernah menyebut Maria tak memiliki aura bintang.

Begini Perjalanan Maria Hingga Menjadi Juara Indonesian Idol 2018
KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Maria Simorangkir juara setelah mengalahkan Ahmad Abdul di babak Result and Reunion Show Indonesian Idol 2018 yang digelar di Ecovention Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Senin (23/4/2018). 

Ari Lasso dan Maia mengatakan Maria membawakan lagu dengan sangat baik, bahkan lebih bagus dari penyanyi aslinya, BCL.

"Kamu buktikan bisa nyanyi dengan rasa tapi juga pakai teknik yang gila-gilaan," ucap sang pemilik lagu, BCL.

7. Spektakuler Show 8

Sampai babak ini, Maria sudah menjadi langganan standing ovation para juri. Kali itu ia melantunkan "Cinta di Ujung Jalan", yang sudah dipopulerkan oleh Agnez Mo.

Judika pun dibuat jatuh cinta oleh suara Maria.

"Maria, aku tadi agak khawatir, karena semua nyanyinya bagus-bagus. Minggu lalu luar biasa, minggu ini enggak kalah luar biasa," ujar Judika.

Pendapat berbeda diberikan oleh Maia.

Meski penampilan Maria bagus, Maia menilai ia tidak memiliki aura bintang.

"You have a beautiful voice yang super-super bagus. Kalau dibilang suara festival, ya. Kalau mau cari penyanyi yang punya suara bagus, Maria punya. Tapi, kamu enggak punya aura star. Star itu kamu mesti PR (pekerjaan rumah) lagi," tuturnya.

Pada babak ini pula, untuk kali pertama Maria berada di posisi tiga terbawah bersama Glenn Samuel dan Marion Jola. Namun, ia tetap aman dan Glenn yang harus mengakhiri perjalanan.

8. Spektakuler Show 9

Dengan lagu "Never Enough", yang aslinya dinyanyikan oleh Lorren Allred, Maria kembali panen pujian dan mendapat standing ovation dari para juri.

Maia bahkan memeluknya. Sebenarnya Maria sudah beberapa kali diminta menyanyikannya.

Pada babak ini ia berhasil mewujudkannya dengan indah.

Bahkan, ia dipuji oleh penyanyi aslinya, Lorren Allred.

9. Spektakuler Show 10

Persaingan semakin sengit. Kali itu Maria membawakan lagu "Irreplaceble" dari Beyonce.

Penampilan tersebut semakin menunjukkan kualitas Maria.

Lima minggu berturut-turut ia memperoleh standing ovantion dari para juri.

"Dengan usia 16 tahun kamu punya penampilan internasional," ujar Ari Lasso.

"Paling konsisten dari enam besar ya kamu," ungkapnya.

10. Spektakuler Show 11

Bersama DJ Irsan, Maria Simorangkir menaklukkan "Kala Cinta Menggoda" versi electronic dance music (EDM).

Meski tak mendapat standing ovation seperti sebelumnya, ia tetap mendapatkan pujian dari Ari.

"Maria, kamu membuat kami tersenyum, kamu membuktikan bahwa kamu bisa bermain dan nyaman di genre apapun," ucap Ari.

11. Spektakuler Show 12

Pada babak ini, para kontestan ditantang untuk berkolaborasi dengan para juri.

Mereka memperebutkan tempat di babak Top 4.

Maria berduet dengan Judika dan membawakan "Jikalau Kau Cinta".

"Ini spektakuler," kata Ari.

Meski begitu, Maia tetap memberi kritik. "Aku minta kamu hantam suara tinggi ke atas, itu sebenarnya sangat fals. Kamu harusnya kontrol," ujarnya.

Di bagian kedua, Maria menyanyi solo dengan membawakan "I Don't Wanna Miss a Thing" dari band rock Aerosmith.

"Lagi-lagi setiap kali lihat kamu nyanyi ada perasaan yang enggak bisa ditahan, yaitu perasaan bangga," tutur Ari. Nama Maria lalu masuk ke jajaran Top 3 Indonesian Idol 2018.

13. Road to Grand Final

Maria menyanyi solo dengan lagu "I Have Nothing", milik Whitney Houston.

Menurut Maia, penampilan Maria sempurna dan layak menjadi grand finalist.

"Maria sempurna. Ini kalau penilaian juri kamu sempurna, kamu layak masuk final," puji Maia.

"Kamu sempurna, saya berharap orang-orang di Indonesia buat nge-vote kamu," ujar BCL.

Lagu tersebut mengantar Maria ke babak Grand Final Indonesian Idol 2018 bersama dengan Ahmad Abdul.

14. Grand Final

Pada babak ini Maria berhasil melewati tiga tantangan yang diberikan.

Tantangan pertama di Battle of Ballad, Ia berhasil membawakan lagu "My Heart Will Go On" milik Celine Dion itu juga membuat para juri bangga.

"Aku rasa itu sebuah penampilan yang spektakuler dan kamu layak menjadi the next Indonesian Idol," lanjutnya.

Judika memuji Maria, tetapi juga memberi mengkritik bahwa Maria kurang maksimal pada bagian reff pertama. "Aku memang memasang standard lebih tinggi kepada Maria dan Abdul di babak grand final ini," kata Judika.

Bahkan, saat Maria membawakan lagu "Listen" milik Beyonce yang merupakan permintaan masyarakat, kelima juri kembali memberikan pujian dengan standing ovation.

Berikutnya di Battle of Romantic Song, berkaborasi dengan artis musik Yovie Widiyanto, Maria membawakan lagu "Bukan Untukku" yang dipopulerkan oleh Rio Febrian yang di-mashup lagu "Mantan Terindah", yang hits dari Kahitna.

"Saya mau kasih pujian buat Maria, itu penampilan luar biasa kamu enggak terlalu teriak-teriak. Tapi kamu dapat banget, enggak ada pitch yang missed. Tadi suara halus kamu keluar. Kamu luar biasa, tadi Abdul juga keren. Saya bingung hari ini," ujar Judika.

Sedangkan Bunga menilai bahwa penampilan Maria membawakan lagu romantis sangatlah indah.

Bagi Armand Maulana, suara Maria tetap bertenaga.

Bahkan penampilannya mengingatkan Armand kepada penyanyi senior Rita Effendi.

"Dan Maria power-nya luar biasa, kalau gue jadi kayak Rita Effendi. Dan she nailed it! Dan gue akuin Maria, emang lo hebat sih," puji Armand.

Ari juga memuji penampilan penyanyi jebolan Indonesian Idol Junior musim pertama itu.

"Intinya gini Maria ya, kamu memang salah satu peserta yang bisa melahap semua jenis lagu. Bukan rock ya, pop. Semua lagu Mas Yovie, manis, romantis dan harus dibawakan dengan tepat," puji Ari.

Tantangan yang terakhir adalah Battle of Electronic Song di mana Maria berkolaborasi dengan artis musik muda, Jevin Julian.

Maria dan Jevin membawakan lagu "Risalah Hati" milik Dewa 19.

Pada penampilan Maria, juri tak terlalu banyak berkomentar.

Maia justru mengapresiasi musik yang dibuat Jevin.

"Saya bahagia malam ini bisa menjadi saksi sejarah akan lahirnya seorang idola baru Indonesia," ungkap Maia.

15. Result and Reunion Show

Di babak pamungkas ini, Maria tampil menawan dengan membawakan lagu "Stand Up For Love" milik Destiny's Child.

Standing ovation pun diberikan kelima juri untuk Maria.

Bagi Judika, penampilan ini adalah yang terbaik dari Maria.

Baca: Indonesian Idol Spektakuler Show Result, Siap Digoyang Marion Jola Hingga Via Vallen

"Kamu nyanyi 'Stand Up For Love' aku berdiri lagi karena aku suka cara kamu nyanyi. Di usia 16 tahun aku tahu perjuangan kamu bangun pagi, enggak ketemu keluarga. Menurut aku ini penampilan terkeren kamu," ungkap Judika.

Senada dengan Judika, Bunga pun mengungkap pujian yang sama.

"Maria, kamu definetely a star. Buat aku itu tadi penampilan terbaik kamu, ever. Kamu punya momen yang baik untuk kasihperform terbaik. Maria jago melakukan apa pun enggak cuman teriak-teriak aja," ucap Bunga.

Baca: Via Vallen Pernah Dua Kali Gagal Ikut Audisi Indonesian Idol

Tampilan duet dengan Sandhy Sondoro dengan lagu "Tak Pernah Padam" yang di-medley dengan lagu "Gejolak Cinta" milik Indah Dewi Pertiwi feat Sandhy Sondoro juga mampu memukau para juri.

Maria pun dinobatkan sebagai the next Indonesian Idol berdasarkan hasil poling.

Dengan demikian, Maria adalah juara termuda di Indonesian Idol selama ajang ini dihelat.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pernah Disebut Tak Punya Aura Bintang, Maria Juarai Indonesian Idol 2018", https://entertainment.kompas.com/read/2018/04/24/074529010/pernah-disebut-tak-punya-aura-bintang-maria-juarai-indonesian-idol.
Penulis : Dian Reinis Kumampung
Editor : Kistyariniaa

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved