Internasional

Terdengar Ledakan di Damaskus Usai Persetujuan Negara Barat Melakukan Serangan Militer

Serangkaian ledakan besar terdengar di Damaskus, Suriah usai persetujuan negara barat melakukan serangan militer.

Penulis: say | Editor: Hari Susmayanti
Dream
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Serangkaian ledakan besar terdengar di Damaskus, Suriah, pada Sabtu (14/4/2018).

Serangan ini menyusul persetujuan negara-negara Barat untuk melakukan serangan militer, melawan rezim Bashar Al Assad.

Gambar-gambar suasana Damaskus saat ledakan terjadi, telah beredar viral di jagat maya.

Warna kuning api terlihat jelas di kota Damaskus yang masih gelap.

Seperti diceritakan pengguna Twitter Alberto Allen, ledakan itu besar.

Media Sputnik News juga melaporkan hal sama.

Akun Twitter Qutaiba menduga jika serangan itu menyasar pusat penelitian di Barzeh dan Penjaga Republik yang berbasis di Qasioun Mountain.

Dikutip dari RT, Angkatan Udara Suriah nampaknya sudah berupaya menangkis serangan itu.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump telah menyetujui serangan militer di Suriah, sebagai pembalasan atas dugaan serangan kimia oleh pemerintah Assad di Douma.

"Beberapa waktu yang lalu, saya memerintahkan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat untuk meluncurkan serangan presisi pada target yang terkait dengan kemampuan senjata kimia dari diktator Suriah Bashar al-Assad," kata Trump dalam pidato yang disiarkan televisi dari Gedung Putih. 

Tak hanya AS saja yang melakukan serangan, tetapi Inggris dan Prancis juga turut bergabung melawan Suriah.

Tak lama setelah pengumuman Trump, Perdana Menteri Inggris Theresa May menyatakan bahwa dirinya telah menyetujui pasukan Inggris, untuk melakukan serangan di Suriah. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved