Begadang Semalaman, Warga Jlopo Cari Zaka hingga ke Parangtritis Bantul

Seorang warga pun menyebut bahwa mereka begadang semalaman demi menunggu informasi ditemukannya Zaka.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Suasana rumah Zaka di Dusun Jlopo, Pondokrejo, Tempel Sleman yang dipenuhi oleh para tetangga pada Jumat (06/04/2018) sore 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Warga Dusun Jlopo, Pondokrejo, Tempel, Sleman ikut mencari Muhammad Tazaka Latif (12), anak tetangga mereka, Juminten (47) dan Samidi (52).

Zaka dilaporkan hilang sejak Kamis siang (05/04/2018). Anak tersebut akhirnya ditemukan di Jumo, Temanggung, Jawa Tengah pada Jumat pagi (06/04/2018) di Polsek setempat.

Menurut Juminten, warga Jlopo langsung turun mencari Zaka. Pencarian pun dilakukan hingga ke daerah Parangtritis, Bantul.

Seorang warga pun menyebut bahwa mereka begadang semalaman demi menunggu informasi ditemukannya Zaka.

"Iya, kita menginap di sini buat menemani keluarga juga," jelas warga tersebut yang juga tetangga dari keluarga Zaka.

Sementara itu, Paman Zaka pun mengungkapkan bahwa ia menyebarkan informasi hilangnya Zaka lewat berbagai media dan organisasi.

"Kita sampai sebarkan ke ICJ, Banser NU, dan lain-lain. Harapannya mereka bisa membantu kami waktu itu," ungkap Paman Zaka.

Saat Tribunjogja.com menyambangi rumah Zaka pada Jumat sore tadi (06/04/2018) para warga tampak masih berkerumun di teras rumah. Sebagian besar di antaranya adalah ibu-ibu.

Sementara di dalam rumah, para kerabat Zaka menunggu kepulangan anak itu. Salah satu kerabat menyebut bahwa Zaka sedang dalam perjalanan pulang.

"Ini sedang perjalanan, ditemani oleh Bapak dan Kakaknya," kata kerabat Zaka tersebut.

Tak hanya di rumah, warga pun juga berkerumun di sekitar kawasan tersebut. Tampak para pemuda berkumpul persis di seberang rumah Zaka tinggal.

Berdasarkan penuturan Paman korban, Zaka diduga menjadi korban penculikan. Pasalnya, ia dibawa oleh orang tidak dikenal.

Informasi tersebut didapatkan oleh Ibu korban dari penjual lotek di dusun sebelah. Ia adalah saksi yang melihat Zaka terakhir kali sebelum menghilang dibawa orang asing.

Saat ditemukan, Zaka ditinggalkan di sebuah gubuk dekat sawah. Motornya pun lenyap dibawa pelaku.

"Saat ini polisi masih melakukan pencarian terhadap pelaku," ujar Paman Zaka.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved