Puisi Still I Rise yang Indah Karya Maya Angelou di Google Doodle Hari Ini
Puisi indah dengan judul "Still I Rise" akan terdengar bila meng-klik Google Doodle hari ini. Puisi karya Dr Maya Angelou
Masa Kecil Tragis
Lahir dengan nama lengkap Marguerite Annie Johnson pada tahun 1928, sosoknya tak mengalami masa kecil yang indah.
Kisah hidupnya yang luar biasa berat itu dimulai dengan sebuah tragedi yang menimpanya semenjak kecil.
Bagaimana tidak? Pada usia yang masih begitu muda yakni tujuh tahun, ia sudah mengalami kekerasan seksual.
Tragedi yang begitu traumatik ini pun membuatnya bisu selama lima tahun.
Dalam ujian berat yang dihadapinya di kala muda itu, buku dan puisi menjadi penghiburan sekaligus sosok temanyang selalu ada disampingnya.
Melalui menulis dan membaca inilah, akhirnya trauma yang dialami Maya mulai terkikis dan hal ini membantunya menemukan suaranya lagi.
Usainya kebisuan yang ia alami juga menjadi tonggak bagi Maya untuk memulai perjalanan intelektual dan kreatif untuk menentang deskripsi.
Di usia remajanya, Maya bahkan menjalani kehidupan dewasa yang datang lebih awal.
Dr Angelou mengenyam begitu banyak pengalaman mulai perannya menjadi seorang ibu, menjadi konduktor streetcar perempuan dan kulit hitam pertama di San Francisco, dan juga berkeliling dunia sebagai anggota pemeran opera Porgy dan Bess, sehingga dia menguasai beberapa bahasa.
Dia bernyanyi dan menari di kabaret profesional, bekerja sebagai wartawan di Afrika, dan menjadi salah satu aktivis hak-hak sipil paling terkemuka di generasinya.

Mulai Menulis Buku
Semua pengalaman hebat yang ditempuhnya ini pada akhirnya kembali bermuara di karya tulisannya.
Buku pertamanya yang bertajuk, "I Know Why the Caged Bird Sings," pada tahun 1969 pun membuat namanya mulai diperhitungkan sebagai seorang penulis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/maya-angelou-still-i-rise_20180404_015520.jpg)