Jutaan Murid di India Harus Jalani Ujian Ulang Gara-gara Soal Bocor dan Tersebar Melalui WhatsApp

Ujian yang harus diulang menurut CBSE adalah mata pelajaran Ekonomi untuk siswa dan siswa kelas XII dan Matematika untuk kelas X.

Tayang:
Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana | Editor: Muhammad Fatoni
www.bustle.com
Jutaan murid di India harus lakukan ujian ulang. 

TRIBUNJOGJA.COM - Menteri Pendidikan India, Prakash Javadekar, memberi pernyataan jutaan murid di beberapa kota harus mengulang ujian, karena soal telah dicuri dan disebarkan lewat pesan di aplikasi WhatsApp.

Central Board of Secondary Education (CBSE), sebagai lembaga pemerintah mengumumkan para murid harus melakukan ujian ulang, Kamis (29/3/2018).

Ujian yang harus diulang menurut CBSE adalah mata pelajaran Ekonomi untuk siswa dan siswa kelas XII dan Matematika untuk kelas X.

Keputusan ini tentu menimbulkan pro dan kontra, karena selain membuat anggaran membengkak, para murid juga akan merasa tertekan.

Shashi Tharoor, seorang politisi India, yang juga mantan diplomat mengungkapkan pendapatnya melalui Twitter.

"Kami telah belajar keras untuk ujian. Setelah melakukannya dengan baik, kami harus mengulangnya. Itu tidak adil," kata seorang murid, Divya Tomar pada The Times of India, dikutip Tribunjogja.com dari laman Bustle, Minggu (1/4/2018).

Perwakilan Asosiasi Orangtua, Prabodh Pandya juga menyampaikan ini adalah kesalahan pemerintah, dan tidak adil jika anak-anak mereka yang harus menanggungnya.

Sementara itu, sebagai bentuk protes atas kebijakan ini, Shashi Tharoor mengajak masyarakat menandatangani petisi untuk membatalkan keputusan CBSE.

Menteri Pendidikan mengatakan masalah pencurian soal dan penyebaran melalui pesan WhatsApp ini masih diselidiki oleh polisi.

Di saat kritikan terus mengalir, Kepala CBSE, Anita Karwal mengungkapkan keputusan ini diambil demi kebaikan para murid.

"Kami bekerja demi kebaikan mereka," ucapnya.

Murid-murid yang akan mengulang adalah dari kota-kota besar India, termasuk Bengaluru, Goa, Guwahati, Chennal, Kholkata, Bhopal, dan Patna.

Padahal, soal-soal itu hanya menyebar ke murid-murid di Delhi.

(Tribun Jogja/ Fatimah Artayu Fitrazana)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved