Long Weekend, Nikmati Sore Hari di Jembatan Ini Dijamin Seru!
berjalan-jalan sore menyusuri jembatan bambu yang membentang pada sebuah anak Sungai Bogowonto di Jangkaran, Temon, Kulon Progo

Jembatan dilengkapi menara pantau di beberapa titik, jembatan gantung, gazebo-gazebo untuk pasangan muda-mudi yang ingin mojok, hingga aula terbuka bentuk joglo di antara bakau untuk istirahat rombogan keluarga.
Kombinasi jembatan dan keasrian alam membuat semuanya jadi indah dan bagus sebagai latar belakang foto.
Warga yang membangun kawasan itu rupanya cukup kreatif.
Mereka juga menambahkan belasan spot foto yang mengesankan romantisme, seperti bentuk hati, dilorong mangrove, gembok cinta, gitar, dibikin tulisan cinta-cintaan, dll.
Berkendara roda dua, empat, hingga bus ukuran sedang pun bisa sampai ke lokasi ini.
Hanya saja, mereka yang datang dengan bus besar harus turun di dekat jalan raya bersar, kemudian ikut mobil bak terbuka mangkal di sana dan bisa disewa.
Masuk ke sana, wisatawan cukup membayar parkir Rp 2.000 untuk sepeda motor, Rp 5.000 untuk mobil, atau 10.000 untuk bus ukuran sedang.
Bayarlah tiket masuk Rp 3.000 per orang maka siapa pun boleh jalan-jalan di sini sampai lelah.
Bagi yang lupa membawa camilan, di sana juga tersedia jajan dan minuman yang harganya murah dan pedagang tidak main getok harga.
“Semua standar. Air mineral saja Rp 4.000 (60ml). Dawet hitam, khas di sini juga kayaknya sama,” kata Sulaiman, pengunjung asal Bantul.

Jembatan gantung akan terus bergoyang ketika dilewati.
Goyangnya akan semakin keras bila dilintasi banyak orang.
Pemandangan sepanjang jembatan adalah sungai dengan kedalaman yang tidak bisa diperkirakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jembatan-api-api-kulonprogo_20180329_220728.jpg)