Pemkab Magelang Resmikan Pasar Ikan Bersih Ngabean
Pasar Ikan Bersih selesai dibangun dan siap melayani kebutuhan ikan masyarakat Kabupaten Magelang.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten Magelang membangun pasar ikan di Desa Ngabean, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.
Pasar ikan yang diberi nama Pasar Ikan Bersih selesai dibangun dan siap melayani kebutuhan ikan masyarakat Kabupaten Magelang.
Peresmian Pasar Ikan Bersih Ngabean sendiri dilakukan oleh Asisten I Pemkab Magelang, Ir Agung Trijaya; disertai dengan Kasubdit Kemitraan Dirjen Penguatan Daya Saing Kementerian Kelautan dan Perikanan, Tri Wahyuni, Rabu (29/3/2018) di Desa Ngabean, Kecamatan Secang.
Asisten I Pemkab Magelang, Ir Agung Trijaya, berharap dengan dibangunnya Pasar Ikan Bersih di Desa Ngabean, Kecamatan Secang ini dapat meningkatkan tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Magelang yang saat ini masih rendah.
Selain itu, keberadaan Pasar Ikan Ngabean ini dapat juga meningkatkan perekonomian para pedagang dan warga Kecamatan Secang pada khususnya dan Kabupaten Magelang secara umum.
"Semoga keberadaan pasar ini mampu meningkatkan perekonomian pedagang. Di sisi lain juga diharapkan mampu meningkatkan konsumsi ikan masyarakat yang masih rendah," kata Asisten I Pemkab Magelang, Ir Agung Trijaya, saat meresmikan Pasar Ikan Bersih di Desa Ngabean, Secang, Rabu (28/3/2018).
Kasubdit Kemitraan Dirjen Penguatan Daya Saing Kementrian Kelautan dan Perikanan, Tri Wahyuni yang hadir pada kesempatan ini mengatakan, pihaknya meminta kepada seluruh pedagang dapat menjaga mutu dan kualitas ikan yang dijual, sehingga layak dikonsumsi masyarakat.
"Pasar ditata dan dikelola sesuai SOP sehingga ikan yang dijual layak dikonsumsi masyarakat. Kami berharap pasar ini dikembangkan lagi, termasuk pembinaan-pembinaan pedagang agar masyarakat mendapatkan ikan yang layak konsumsi," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Ir Sri Hartini mengatakan, keberadaan pasar ikan ini diharapkan dapat mensejahterakan para pedagang dan masyarakat sekitar.
Selain itu, tingkat konsumsi ikan juga diharapkan meningkat.
"Kami berharap, keberadaan pasar ini akan mensejahterakan para pedagang, pengecer maupun warga sekitar. Di sisi lain, mampu meningkatkan angka konsumsi ikan masyarakat," ujarnya.
Sri menceritakan semula pada tahun 2000 lalu, pasar ini hanya pasar ikan pagi yang buka mulai pukul 02.00 sampai pukul 07.00 di pinggir jalan.
Pedagang yang berjualan hanya berjumlah dua orang.
Namun seiring berjalannya waktu, pasar semakin berkembang, kini sudah ada 16 pedagang dengan 42 pengecer.
Ikan yang dijual pun beraneka macam, tidak hanya ikan air tawar tapi juga ikan laut.
"Seiring perhatian pemerintah baik daerah maupun pusat, kami akan membuka pasar ini hingga siang. Selain itu, kami juga akan lengkapi dengan warung-warung makan," ungkapnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/peresmian-pasar-ikan-bersih-ngabean_20180328_152440.jpg)