TMMD Sasar Pandeyan

Prosesnya dimulai dari usulan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) di masing-masing Koramil.

TMMD Sasar Pandeyan
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi dan Komandan Kodim 0734 Kota Yogyakarta Letkol Infantri Rudi Firmansyah SE MM 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) atau yang dulunya dikenal dengan program ABRI Masuk Desa diselenggarakan secara terpusat di Kelurahan Pandeyan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Komandan Kodim 0734 Kota Yogyakarta Letkol Infantri Rudi Firmansyah SE MM menjelaskan pemilihan Pandeyan tersebut dilakukan pada 2017.

Ia menjelaskan bahwa prosesnya dimulai dari usulan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) di masing-masing Koramil.

Total jumlah Koramil yang ada di Kota Yogyakarta adalah 14 Koramil.

Baca: Wakil Bupati Sleman Berharap TMMD Menjadi Ajang Menjaga Keharmonisan

"Masing-masing Koramil melaporkan kemudian kami rapatkan. Dipilih Pandeyan karena di sana sering terjadi abrasi. Di beberapa titik belum ada talud. Kemudian dicek di sana ada RTLH (Rumah Tidak Layak Huni). Cari MCK dan Balai RW yang bisa direhab ternyata juga ada," ungkapnya, saat Jumpa.Pers di Ruang Sadewa Kompleks Balaikota Yogyakarta, Kamis (22/3/2018).

Ia melanjutkan, kegiatan yang dilaksanakan meliputi kegiatan fisik, merehabilitasi sarana dan prasarana yang rusak, meningkatkan infrastruktur fasilitas umum dan sosial.

Sementara kegiatan non fisik berupa meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara di kalangan masyarakat, kesadaran bela negara, penegakan hukum, disiplin nasional.

Selain itu juga ada pemahaman mengenai keluarga berencana, kesehatan, dan kegiatan lainnya.

Halaman
12
Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved