Waroeng Belik Sleman, Rumah Makan Unik nan Klasik dengan Sajian Makanan Menarik
Warung yang baru didirikan tanggal 26 Januari 2018 ini sudah menarik minat banyak orang
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Satu lagi adalah sebuah motor Honda CB 100 warna biru yang dipajang dekat pintu masuk.
Sementara di luar, ada kolam ikan lengkap dengan pondok-pondok kecil. Latarnya pun berupa lahan sawah hijau.
"Selain tradisional, kita juga mengedepankan konsep alam pedesaan," tambah Endah.
Makanan-makanan yang disajikan pun lebih menyerupai makanan rumahan keluarga Jawa. Seperti sayur lodeh, baceman, terong, ikan manyung asap. Terakhir dan yang paling populer adalah sayur lompong.
Sayur ini terbuat dari batang talas yang dipotong-potong lalu dimasak dengan santan.
"Selain sayur lompong, yang populer di sini tempe mendoannya. Soalnya besar-besar," jelas Endah lagi.

Minuman pun juga beragam. Rata-rata merupakan jenis umum seperti teh, kopi, susu, dan sebagainya. Teh poci menjadi andalan dan favorit para pengunjung di Waroeng Belik.
Ayu, warga Jalan Kaliurang, mengaku sudah dua kali datang kemari. Namun ia sangat betah berjam-jam di warung klasik ini. Spot favoritnya adalah meja berpayung di balkon.
"Suasananya sejuk, nggak terlalu ramai juga. Harga juga sebanding sekali," ujar perempuan yang berprofesi sebagai tarot reader ini.
Harga makanan di Waroeng Belik berkisar antara Rp2.000 hingga Rp15.000. Begitu juga dengan minumannya.
Waroeng Belik pun tidak jauh dari jalan besar. Jika dari selatan, Anda tinggal menuju Jalan Kaliurang km 9,3. Setelah Indomaret Plus berbeloklah ke kanan.
Saat tiba di perempatan, ambil kiri. Tak jauh dari situ, akan ada petunjuk lokasi Waroeng Belik.
Waroeng Belik buka setiap harinya pukul 09.00 WIB hingga maksimal 22.00 WIB. Waroeng ini akan tutup tanggal 26 setiap bulannya. Tanggal ini menjadi hari libur bagi karyawan.
"Hari itu kita akan bersih-bersih warung secara bersama," tutup Endah.(*)