Lembaga Pendidikan Harus Perbanyak Belajar di Luar Kelas
UGM bekerjasama dengan SEAMEO menginisiasi pengembanganan konsep pendidikan pembangunan berkelanjutan.
Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan Unesco dan The Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) menginisiasi pengembanganan konsep pendidikan pembangunan berkelanjutan.
Ke depan, konsep pendidikan ini akan dimasukkan dalam kurikulum pendidikan dan diajarkan di lingkungan perguruan tinggi, sekolah dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam General Echo Workshop di University Club UGM, Selasa (20/3/2018), Dr Ir Agus Maryono, yang merupakan salah satu inisiator pelaksanaan wokshop mengatakan lembaga pendidikan saat ini harus menerapkan konsep ESD (Education for Sustainable Development).
Konsep ini dapat diinternalisasikan dalam bentuk silabus kegiatan belajar dan mengajar.
Agus yang juga dosen Teknik Sipil UGM ini mencontohkan sebuah bentuk realisasi konsep ESD yang dapat diterapkan dalam kurikulum pendidikan adalah dengan memperbanyak belajar di luar kelas atau di lapangan dibandingkan di dalam kelas.
Agus menjelaskan, dalam konsep ESD ada tiga pilar yang ditekankan, yakni bidang sosial, ekonomi dan lingkungan.
"Dengan konsep ini peserta didik lebih banyak berinteraksi dengan masyarakat dalam memahami berbagai persoalan untuk dicarikan solusinya," ujarnya.
Menurutnya, apabila konsep ESD ini sudah berjalan dalam kurikulum maka semua aktivitas yang dilakukan selalu berkaitan era dengan konsep pendidikan pembangunan berekelanjutan.
Sementara itu, Ushio Miura, Programme Spesialist Unesco Bangkok, mengatakan pendidikan tidak hanya mentransfer pengetahuan dan keterampilan pada peserta didik.
Konsep pendidikan ini memerlukan inovasi dan partisipasi para pengajar untuk memotivasi peserta didiknya.
Hasilnya, peserta didik mampu memiliki pemikifan yang berorientasi menyelesaikan persoalan sosial, ekonomi dan lingkungan.
“Mereka memiliki rasa ingin tahu, ingin melakukan dan ingin belajar mentransformasikan diri pada masyarakat,” tambahnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/workshop-ugm_20180320_155149.jpg)