Membuat Sketsa, Latihan Ambil Keputusan

Banyak hal yang ia pelajari soal menggambar sketsa. Mulai dari proses menggambar hingga memaknai sketsa.

Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Fathonaty
Yehezkiel Cyndo dan sketsa karyanya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jatuh cinta pada gambar sketsa sejak 2011 silam, Cyndo telah banyak menghasilkan karya-karya sketsa yang indah.

Banyak hal yang ia pelajari soal menggambar sketsa. Mulai dari proses menggambar hingga memaknai sketsa.

"Tahun 2011 saya belajar sketsa, ikut komunitas Indonesia's Sketchers Jogja (IS Jogja). Dari situ saya belajar banyak," kata Cyndo yang memang gemar menggambar sejak kecil ini.

Ada hal berbeda yang ia rasakan saat ia menggambar sketsa di luar ruangan.

Baca: Keterbatasan Tidak Menghalangi Fahmi untuk Berkarya

Hal tersebut semakin membuatnya keterusan untuk menekuni sketsa.

"Feel suasananya beda. Kalau di luar kan bisa panas, hujan, dilihatin orang," tutur pemuda berkacamata ini.

"Dikomen jelek, nggak mirip dan sebagainya," sambungnya sambil tertawa.

Justru menjadi tantangan bagi Cyndo untuk semakin percaya diri mengasah kemampuannya menggambar sketsa.

Baca: Romantisnya Merekam Cerita melalui Sketsa

Dari sketsa yang ia buat, ia merasakan harus bisa mengatur diri sendiri untuk mengambil keputusan.

"Kalau mau menggambar sketsa, kita yang tentukan sendiri komposisinya seberapa. Itu melatih untuk mengambil keputusan. Jadi harus lebih yakin dan percaya diri," terangnya.

Termasuk soal komentar orang-orang tentang sketsa yang ia buat. Bagi Cyndo, komentar dari orang lain akan terus ada. Hanya saja tinggal bagaimana menyikapinya.

"Orang bilang jelek atau nggak mirip itu akan terus ada. Harus berani dan pede," ucapnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved