Dua Titik Talut Ambrol di Pandeyan

Talut Sungai Gajahwong yang berada di RT 30 RW 8 ambrol seusai hujan deras yang berlangsung Rabu (7/3/2018) sore.

Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Bramasto Adhy
Warga melintasi talut yang ambrol di Pandeyan, Yogyakarta, Kamis (8/3/2018). Talut yang berada di pinggir aliran Sungai Gadjah Wong tersebut ambrol saat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut pada Rabu (7/3/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Talut Sungai Gajahwong yang berada di RT 30 RW 8 ambrol seusai hujan deras yang berlangsung Rabu (7/3/2018) sore.

Dari Pantauan Tribun Jogja, terdapat dua titik talut yang ambrol hingga masuk ke aliran air sungai Gajahwong.

Ketua RT 30, Wintoro menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 yang pada saat itu intensitas hujan yang mengguyur Kota Yogyakarta sangat tinggi.

"Tadi malam kami juga langsung lapor ke BPBD, lalu mereka langsung datang dan mengecek lokasi. Lalu tadi pagi (kemarin), dari Kimpraswil yang ke sini. Rencananya dalam waktu dekat Kimpraswil bersama warga sekitar akan melakukan pembersihan," ungkapnya, ditemui Kamis (8/3/2018).

Baca: Sempat Dikira Gempa, Ternyata Talut di Ngaglik Ini Ambrol

Ia mengatakan bahwa kerusakan ada di dua titik, sisi utara dan selatan.

Wintoro menyebut kondisi paling parah ada di selatan, yang panjangnya mencapai 50 meter.

Sementara di sisi utara kerusakan yang terjadi panjangnya sekitar 25 meter.

Di atas talut yang rusak tersebut, lanjutnya, merupakan jalan inspeksi yang biasa digunakan warga sekitar dengan berjalan kaki maupun sepeda kayuh.

Namun kerusakan tersebut membuat pihaknya menutup jalan menggunakan peralatan seadanya untuk menjaga keselamatan warga.

Baca: Talut yang Ambrol di Pandeyan Umbulharjo Terjadi Setelah Banjir Melanda

"Kalau yang sisi selatan ditutup total. Selain talut sungai ambrol, talut yang diatasnya juga retak. Atasnya itu ada rumah. Sementara utara masih bisa digunakan untuk lewat tapi harus hati-hati," bebernya.

Ia menambahkan, talut sungai tersebut merupakan bangunan baru yang dibuat pada 2016 silam.

Ketika hujan deras mengguyur Yogyakarta pada 2017, hanya menyebabkan jalanan di atasnya menjadi retak cukup besar.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved