Posteral : Sedingin Boneka Salju
Biliar berangsur-angsur memahat karakter Angeline Magdanela Ticoalu sedingin boneka salju.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM - Biliar berangsur-angsur memahat karakter Angie sedingin boneka salju.
Mengunci konsentrasi adalah kepiawaiannya.
Sebaliknya, senyum jenakanya bisa membuyarkan konsentrasi orang yang memandang.
Ya, ialah langganan timnas biliar putri Indonesia, Angeline Magdanela Ticoalu, yang akrab disapa Angie.
Namun di balik ayu parasnya, sosok Angie sama sekali tak menunjukkan gaya dan tindak-tanduknya yang mengesankan dirinya merasa cantik.
Di luar arena pertandingan pun ekspresi dia cenderung datar, sorot mata dingin bak kristal es, nada bicara landai dan lugas, tiada basa-basi atau pura-pura.
Gadis ini bukan pula tipe pengumbar senyum kepada orang yang belum akrab.
Wajahnya polos tanpa riasan, kaus polo, mengenakan jins, dan sepatu sneakers.
Rambut lurus hingga di bawah dagu dia biarkan tergerai, seperti tirai yang membingkai wajah imutnya yang senantiasa serius.
"Dulu waktu remaja, aku memang kayaknya lebih riang. Sekarang jadi begini karena sudah telanjur terlatih mengendalikan emosi dan terbiasa pasang poker face saat bertanding," ucap Angie.
Biliar merupakan perpaduan olahraga, hiburan, dan gaya hidup.
Itu pula yang sempat membuatnya tak memperoleh restu dari kedua orangtuanya untuk menekuni olahraga biliar ini.
Menurut Angeie, era 1999-2000an saat ia mulai tertarik bermain biliar merupakan era saat olahraga ini tengah booming, meski demikian biliar saat itu cenderung dianggap sebagai olahraga komunitas saja yang tak bisa menghasilkan prestasi.
"Pada awalnya sih orangtua nggak suport, karena pada saat itu image-nya juga kurang baik ya, maksudnya nggak banyak cewek yang main saat itu. Biliar kan tidak seperti olahraga bulu tangkis ya di Indonesia, jadi nggak terlalu kelihatan walaupun prestasi kita sedang di puncak sekalipun, karena dulu masih dianggap olahraga komunitas," ujar Angie saat ditemui Rama Billiar, Pakualaman, Yogyakarta disela turnamen billiar yang sedang ia ikuti.
Namun Angie tak begitu saja mengurungkan niatnya untuk menekuni hobinya sepulang sekolah semasa SMA itu menjadi prestasi yang bisa dibanggakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sedingin-boneka-salju_20180304_110026.jpg)