Jangan Sepelekan! Seputar Keloid yang Mengganggu Penampilan dan Cara Ampuh Mengatasinya

Beberapa cara ampuh untuk mengatasi keloid yang muncul akibat luka di tubuh.

Penulis: Hanin Fitria | Editor: Hari Susmayanti
SRIWIJAYA POST
Keloid 

 TRIBUNJOGJA.COM - Keloid merupakan salah satu jenis bekas luka yang cukup mengganggu penampilan karena bentuknya yang tebal dengan warna yang kontras dengan kulit sekitarnya.

Tapi jangan cemas karena masih ada cara-cara tertentu yang bisa dilakukan untuk membantu menghilangkannya.

Normalnya pada saat anda mengalami luka, jaringan parut atau fibrosa akan terbentuk di atas kulit yang luka dan memperbaikinya.

Namun pada keloid, jaringan tersebut justru terus tumbuh hingga menebal.

Keloid dapat tumbuh pada bekas luka di area tubuh manapun, namun biasanya terbentuk di leher, bahu, dan area kepala.

Keloid biasanya terjadi pada mereka yang berusia 10-20 tahun.

Munculnya keloid dapat disebabkan oleh berbagai luka, seperti luka bakar, luka bekas tindik, luka bekas jerawat, luka bekas suntik vaksinasi, luka bekas operasi, luka tergores, dan luka cakar.

Dilansir dari situs AloDokter berikut cara yang ampuh dalam mengatasi masalah keloid:

1. Operasi

Jika Anda memilih cara operasi untuk menghilangkan keloid Anda, dokter akan memotong bagian keloid tersebut kemudian menyuntikkan steroid pada bagian keloid yang dipotong.

Cara yang satu ini memiliki risiko timbul keloid lainnya yang lebih besar akibat pemotongan keloid.

Dokter mungkin akan mengombinasikan operasi dengan tindakan lain untuk meminimalisasi risiko tersebut, misalnya dengan metode radiasi atau suntikan steroid intralesi.

2. Suntikan kortison (steroid intralesi)

Suntikan kortison akan diberikan pada bagian keloid secara rutin satu bulan sekali hingga bagian keloid mengempis.

Cara ini tergolong aman dan tidak menyakitkan.

Meski begitu, suntikan ini bisa membuat bagian keloid yang sudah mengempis menyisakan warna kemerahan karena merangsang bagian pembuluh darah yang lebih dangkal.

Selain itu, jika suntikan ini sudah mencapai hasil yang maksimal, bekas luka pada kulit tetap terlihat berbeda dengan bagian kulit lainnya.

3. Cryotherapy

Cara yang satu ini dilakukan dengan menggunakan nitrogen cair yang akan membekukan keloid.

Prosedur ini bisa mengempiskan keloid, tapi biasanya akan meninggalkan bekas luka berwarna gelap pada permukaan kulit.

4. Laser

Laser dapat membantu untuk meratakan keloid dan membuat warna merahnya menjadi lebih pudar.

Namun, metode ini termasuk mahal dan perlu dilakukan beberapa kali.

5. Radiasi

Cara mengatasi keloid dengan radiasi diklaim sebagian dokter sebagai salah satu cara yang cukup efektif dalam mengatasi keloid dan cukup aman.

6. Lembaran silikon

Cara ini menggunakan gel silikon yang dibalutkan pada bagian kulit yang luka selama beberapa jam dalam sehari dan penggunaan ini dilakukan selama beberapa bulan.

7. Suntikan Fluorouracil

Suntikan kemoterapi ini cukup sering digunakan untuk mengatasi keloid dan dapat disuntikkan dengan steroid atau tanpa steroid.

8. Interferon

Intereferon sendiri sebenarnya adalah protein yang secara alami diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh untuk membantu melawan bakteri atau virus.

Caranya dengan memberikan imiquimod topikal (salep), yang akan merangsang produksi interferon pada tubuh.

Meski dapat mengempiskan keloid, sampai saat ini masih belum jelas apakah metode ini dapat memberikan hasil yang permanen atau tidak. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved