Wirausaha Muda Kulonprogo dan Bantul Pamer Karya
Sebanyak 25 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari Kulonprogo dan Bantul pamer karya dalam pameran tersebut.
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Pameran karya wirausaha muda digelar di Pengasih, Selasa (27/2/2018).
Sebanyak 25 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari Kulonprogo dan Bantul pamer karya dalam pameran tersebut.
Pameran yang berlangsung hingga Rabu (28/2/2018) ini menampilkan banyak pelaku usaha muda dari bidang kuliner, jasa, dan suvenir.
Semuanya merupakan binaan organisasi Child Fun Indonesia melalui program Girl in Action on Developing Inner Selver (GADIS).
Baca: Peringati Serangan Umum 1 Maret 1949, Museum Benteng Vredeburg Gelar Pameran Temporer
Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo menilai keberadaan UMKM sebetulnya sangat penting bagi perekonomian Kulonprogo.
Dengan status sebagai satu di antara wilayah dengan tingkat kemiskinan tertinggi di DIY, UMKM bisa menyerap tenaga kerja muda, mengatasi kemiskinan, dan pemerataan distribusi dan kesejahteraan.
"UMKM bisa menjadi penopang persoalan ekonomi masyarakat," kata Sutedjo saat membuka pameran tersebut.
Program diharapkannya mampu mengembangkan potensi keterampilan dan kemandirian pemuda untuk mencapai tujuan pembangunan.
Baca: Kawasan Industri Piyungan dan Sentolo Akan Difokuskan Sebagai Sentra UMKM dan Industri Kreatif
Yaitu, mencetak pemuda beriman dan berakwa, sehat, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, berdaya saing, berjiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan.
Project Officer GADIS, Wisnu mengatakan, pihaknya memberdayakan anak usia produktif dalam pengembangan potensi lokal melalui UMKM.
Usaha yang diberikan mulai dari menjahit, wisata dan usaha di desa mereka.
Acara yang berlangsung hingga dua hari ini juga diisi seminar tentang UMKM dan Pencegahan Perdagangan Manusia.(TRIBUNJOGJA.COM)