Masih Banyak Warga Gunungkidul Gagal Registrasikan Kartu SIM Prabayar Telepon Seluler

Warga Kabupaten Gunungkidul ramai-ramai mendatangi gerai layanan seluler untuk registrasi SIM prabayarnya

Tayang:
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Rendika Ferri K
Suasana salah satu gerai seluler di Kecamatan Wonosari yang didatangi warga untuk pendaftaran kartu seluler, Selasa (27/2/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Warga Kabupaten Gunungkidul ramai-ramai mendatangi gerai layanan seluler untuk mendaftarkan nomor telepon selulernya di satu hari terakhir pendaftaran nomor seluler, Selasa (27/2/2018).

Salah satunya adalah Sudiarjo, warga Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, yang datang ke gerai salah satu operator berwarna merah sedari pagi pada pukul 08.00 WIB untuk mengurus nomor selulernya yang gagal dilakukan registrasi.

"Saya sudah mengirim sms untuk registrasi, sudah beberapa kali namun ada balasan bahwa registrasi tidak dapat dilakukan alias gagal. Saya pun mencoba mengurus ke Gerai Seluler," ujar Sudiarjo,

Sebelumnya dirinya juga telah datang ke gerai seluler untuk mengurus kegagalan registrasi ini. Namun dari pihak penyedia layanan seluler meminta kepada Sudiarjo untuk mengurus NIK yang diketahui bermasalah.

Ia pun mencoba mengkonfirmasi masalah ini kepada Dindukcapil Kabupaten Gunungkidul. Permasalahan yang terjadi akibat nomor induk kepegawaian (NIK) miliknya yang didaftarkan tidak cocok dengan data yang ada di server milik Dindukcapil.

"Dari Dukcapil saya diminta untuk memperbarui. Bisa disebabkan KK yang lama tak kami perbarui, sehingga NIK yang kami miliki tidak dapat diregistrasi," ujarnya.

Usai dilakukan pembenahan NIK, dirinya pun kembali datang ke gerai seluler. Registrasi kartu seluler miliknya pun dapat diproses.

Sudiarjo mengatakan, tahapan registrasi dinilainya cukup rumit dan sulit. Terlebih saat data NIK yang ada tidak cocok dengan data yang ada pada server Dukcapil.

"Saya merasakan kesulitan harus mondar-mandir bolak-balik ke Dukcapil ke Gerai. Kami harapkan pendaftaran dilakukan dengan cara yang lebih mudah," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved