Folk Gemas Ala Olski
Menggemaskan, itulah kata yang pertama kali diucapkan ketika mendengarkan lantunan lagu dari Olski.
Penulis: Santo Ari | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menggemaskan, itulah kata yang pertama kali diucapkan ketika mendengarkan lantunan lagu dari Olski.
Band beraliran folk asal Yogyakarta ini telah meluncurkan album perdana mereka bertajuk In The Wood.
Suara Febrina Claudya yang renyah menyatu dengan ketukan glockenspiel dan pianika dari Shahih Febriansyah.
Konsep akustik begitu melekat dari petikan gitar Dicki Mahardika dan dentuman cajon dari Atika Putri.
10 track plus 1 bonus track yang ada di album ini sangat hangat didengarkan saat hujan, atau bisa sangat menyenangkan diputar saat liburan. Bahkan untuk penghantar tidur.
Baca: Musisi Folk Asal Kanada Rilis Album di Yogya
Dicki mengatakan, lagu-lagu dalam album ini seling berhubungan.
"Seperti diari sorang cewek. Mulai dari bertemu cowok, naksir, berlanjut ke hubungan pacaran, sampai putus, akhirnya baper kangeng lagi," ucapnya.
Dicki menceritakan, kendati band ini sudah terbentuk sejak 2013, dan materi lagu sudah siap sejak 2014, namun baru bisa merampungkannya pada akhir 2017.
"Sebenarnya kami awalnya ingin membuat band pop yang mudah diterima, longlast. Tapi dengan tema lagu yang enteng, dan lirik yang easy listening, banyak yang mengatakan olski itu band folk gemes," terangnya.
Dea, panggilan akrab sang vokalis menceritakan, beberapa lagu jagoan mereka seperti Tunggu.
"Lagu ini bercerita tentang cewek yngg lagi dideketin cowok, tapi si cowok buru-buru nembak. Tunggu dulu, sabar, cinta itu butuh waktu," ucapnya.
Baca: Album Baru NonaRia Suguhkan Alternatif di Tengah Seragamnya Industri Musik Indonesia
Seperti dalam sepengal lirik Tunggu :
Tiba-tiba kau datang. Lalu kau bicarakan perasaan. Kau coba bilang sayang. Lalu kau ajak aku tuk pacaran. Tunggu-tunggu jangan terburu-buru. Tunggu tunggu berikan aku waktu.
Sangat gamblang, simple, dan membuat orang tersenyum.
Lagu lain adalah Datang Bulan. Dicki menjelaskan lagu ini ditujukan kepada para kaum pekerja atau mahasiswa yang disibukan dengan aktivitas dari pagi sampai sore dan hanya bisa memiliki quality time saat malam.
"Jadi seneng kalau malam datang. Di lagu ini kami ingin menceritakan malam jangan cepat berlalu biar bisa melewatkannya dengan orang yang kita sayang," ucapnya.
Baca: Tidur Sambil Mendengarkan Musik Lewat Earphone Ternyata Berbahaya
Shahih membeberkan bahwa rilisan album mereka sudah bisa didapatkan dengan menghubungi akun Instagram mereka @olskitty.
Selain itu per 22 Februari, album mereka dapat diakses melalui Spotify, itunes, joox, dan beberapa kanal digital lainya.
"Selamat malam jangan lupa cuci kaki dan tangan, juga doa sebelum terpejam, titik dua dan bintang," lantun Dea yang gemas di salah satu lagu andalan mereka Titik Dua dan Bintang.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/olski_20180224_174834.jpg)