Astronot Manfaatkan Kotoran Sendiri untuk Bertahan Hidup
Menjelajahi ruang angkasa bukanlah perkara mudah. Terutama menyangkut kebutuhan dasar makan dan minum.
Penulis: iwanoganapriansyah | Editor: iwanoganapriansyah
"Pada permukaan materialnya adalah mikroba yang mengambil limbah padat dari aliran dan mengubahnya menjadi asam lemak, yang diubah menjadi gas metana oleh seperangkat mikroba yang berbeda pada permukaan yang sama."
Selama pengujian, tim ilmuwan melepas 49-59 persen kotoran padatan selama 13 jam. Waktu tempuh ini diklaim jauh lebih cepat dari pengolahan limbah sebelumnya.
Sayangnya, produk pengolahan kotoran ini belum sepenuhnya siap gunakan. Masih diperlukan penyesuaikan formula agar siap digunakna di ruang angkasa.
"Bayangkan jika seseorang memperbaiki sistem kami sehingga Anda bisa mendapatkan 85 persen karbon dan nitrogen dari limbah menjadi protein tanpa harus menggunakan hidroponik atau cahaya buatan," kata House.
"Itu akan menjadi perkembangan yang fantastis untuk perjalanan luar angkasa."
Peneliti berkata dengan mendaur ulang kotoran dari dalam tubuh sendiri dapat membantu astronot untuk tetap mengonsumsi nutrisi dan gizi dalam misi perjalanan panjang. (science alert)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/luca-parmitano-astronot_20180201_183950.jpg)