Peringati Hari Ulang Tahun, SMA N 1 Cangkringan Sleman Gelar Upacara Berpakaian Adat Jawa

Upacara yang dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB tersebut terbilang cukup unik, karena para guru dan siswa mengenakan baju adat Jawa.

Penulis: Tantowi Alwi | Editor: oda
tribunjogja/tantowi alwi
Suasana upacara di SMA N 1 Cangkringan Sleman, Senin (29/1/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Tantowi Alwi

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ratusan siswa dan para guru SMA N 1 Cangkringan menggelar upacara di halaman sekolah mereka, Senin (29/1/2018).

Upacara yang dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB tersebut terbilang cukup unik, karena para guru dan siswa mengenakan baju adat Jawa saat pelaksanaannya.

Anies Rahmania, Kepala Sekolah SMA N 1 Cangkringan mengatakan kegiatan upacara yang mengenakan pakaian adat Jawa tersebut dalam rangka memperingati ulang tahun yang ke-20 SMA N 1 Cangkringan atau Lustrum yang ke-4.

"Ini sudah menjadi tradisi kami dalam memperingati HUT SMA N 1 Cangkringan," kata Anies.

Ditambahkannya, mulai dari pakaian, bahasa, dan prosesi budaya memang sengaja dilakukan dalam pelaksanaan upacara tersebut.

Berdasarkan pantauan Tribun Jogja, seluruh rangkaian upacara memang menggunakan adat Jawa.

Baik komunikasi yang disampaikan oleh pemimpin upacara ke inspektur upacara, juga sekaligus diakhiri dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) DIY, Kadarmanta Baskara Aji.

Kepala Disdikpora juga menjadi inspektur upacara dalam gelaran upacara tersebut.

Menurut Anies, gelaran upacara adat Jawa ini merupakan puncak dari rangkaian acara HUT ke-20 SMA N 1 Cangkringan.

Sebelumnya, sudah banyak kegiatan perlombaan yang dilakukan oleh pihak sekolah seperti lomba desain batik dan fotografi untuk siswa SMP di wilayah Sleman.

Kemudian, khusus untuk siswa-siswi SMA N 1 Cangkringan juga terdapat lomba desain batik dan lomba kelas Adiwiyata yang bertema berwawasan lingkungan.

"Masing-masing kelas memberikan yang terbaik dalam perlombaan Adiwiyata, kebersihan lingkungan serta pemilahan sampah menjadi pokok pertimbangan penilaian para juri," tuturnya.

Selanjutnya, beberapa waktu yang lalu, pihaknya juga mengadakan jalan sehat dengan warga Sleman serta melakukan kegiatan sosial donor darah yang dilakukan di SMA N 1 Cangkringan.

Kemudian, Kepala Disdikpora, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan dirinya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh pihak SMA N 1 Cangkringan.

Menurutnya, kegiatan kebudayaan dan cinta adat Jawa harus dirawat dan dilestarikan serta harus selalu ditanamkan hakikat kebudayaan dan pendidikan.

"Dari catatan kami, SMA N 1 Cangkringan ini memang mempunyai prestasi yang membanggakan, sehingga perlu dikembangkan lagi dan dibutuhkan semua pihak," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved