Lika Liku Bisnis Pedang Jepang

Ini 8 Fakta Penting 'Uka-ukanya' Pedang Samurai Roll 

Kisah kehebatan pedang gulung itu antara lain antimagnet, memancarkan radiasi, bisa digulung atau dilipat.

Tayang:
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: oda
Ist
Samurai King Roll VS Katana 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Para spekulan bisnis Samurai Roll memikat calon pembeli dengan sederet iming-iming kehebatan pedang Jepang tersebut.

Korban akhirnya berjatuhan karena tidak punya pengetahuan tentang senjata tajam ini.

Mereka umumnya dibutakan bujuk rayu bisa kaya mendadak karena banderol Samurai King Roll yang sangat fantastis.

Kisah kehebatan pedang gulung itu antara lain antimagnet, memancarkan radiasi, bisa digulung atau dilipat.

Nah, berikut ini delapan (8) fakta penting tentang pedang Jepang yang harus Anda ketahui.

Fakta-fakta rangkuman berbagai sumber ini mementahkan bisnis cerita, kisah uka-uka Samurai King Roll yang bursanya begitu menakjubkan. 

1. Tidak elastis 

Pebisnis uka-uka mengklaim Samurai Roll asli lentur. Faktanya, pedang Jepang terbuat dari baja pilihan.

Proses penempaan, pemanasan, pelapisan dan lain-lain menjadikan pedang ini mahakarya menakjubkan. Karena berbahan baja, pedang ini tidak mungkin bisa dilipat, digulung atau berbentuk sabuk.

Soal istilah sering salah kaprah.

Samurai adalah nama orang/kelompok/kasta. Sedangkan pedangnya disebut Katana/Wakizashi/Tachi

2. Sarung batu asah

Bunyi "sring" terdengar saat pedang (Katana) dicabut dari sarungnya. Pebisnis uka- uka menyebut bunyi ini muncul karena ada batu asah di mulut sarung pedang.

Faktanya, mulut sarung pedang diberi koiguchi berbahan tanduk kerbau supaya saat ditarikmasukkan tidak merusak mata pedang

3. Hologram di bilah

Pebisnis uka-uka menyebut Samurai Roll asli ada tanda hologram di bilahnya.

Faktanya, tidak ada hologram di Katana. Adanya pamor (grain) dan temper lain (hamon) hasil penempaan dan pemolesan berulang-ulang. 

4. Antimagnet 

Pebisnis uka-uka mengklaim bilah Samurai Roll asli tidak nempel di magnet.

Faktanya, Katana berbahan carbon steel, dan tidak mungkin tidak nempel magnet. Jika antimagnet berarti Katana palsu. 

5. Anak pedang

Pedagang Samurai Roll atau sabuk mengklaim ada anak pedang di tiap bilah pedang. Faktanya, tidak pernah ada sarung Katana diberi wadah anak pedang.

Adanya paling pembersih telinga, sumpit, atau sisir rambut. Jika pedang Jepang ada anaknya, berarti palsu

6. Sertifikat 

Sertifikat asli dikeluarkan organisasi pelestari pedang Jepang atau NBTHK mulai tahun 1946.

Jadi jika ada pedang Jepang diembel-embeli sertifikat bertahun sebelum 1946 dan ditaruh di sarung pedang, dipastikan palsu

7. Batu giok

Pembuat pedang Jepang tidak pernah mengenal pemberian benda berharga di gagang pedang.

Yang ada hiasan kulit dan tali temali yang memperindah pegangan Katana.

Tidak ada rongga di gagang Katana. Jika ada berarti Katana abal-abal

8. Putus paku

Katana terbaik memiliki level ketajaman disebut RC70. Ini bisa memotong apa saja, termasuk pedang berketajaman di bawah level itu. Tetapi esensi Katana dibuat untuk memotong tubuh manusia.

Jadi tidak masuk akal ada Katana dites ketajaman memotong logam, karena tetap berpotensi merusak bilahnya. 

Dari fakta-fakta di atas, sejarah pedang Jepang tidak mengenal pedang selendang, sabuk, atau bahkan gulung (roll). Soal harga, Katana paling baik dan termahal harganya sekitar Rp 3 miliar. (xna)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved