Calon Perawat Diduga Dilecehkan Oknum Dokter di RS Surabaya, Ini Kronologinya

Oknum dokter tersebut berdalih tidak mendengar detak jantung dan minta kancing baju dibuka.

Editor: Gaya Lufityanti

Korban dipersilakan masuk, "mari silakan".

"Sebentar ya, saya disuruh tensi, padahal sebelumnya sudah pernah ditensi.

Tapi dokternya tidak membawa alat tensi hanya membawa stetoskop," katanya.

Korban saat itu berargumen sudah ditensi sebelumnya kenapa harus tensi ulang.

Setelah itu dia diminta telentang, kemudian kelambu ditutup.

Lalu dilakukan pemeriksaan dengan stetoskop.

Dokter berdalih tidak mendengar detak jantung dan minta kancing baju dibuka.

"Saya dibuat mainan sampai 5 menit lebih," ujarnya.

Korban sempat dibuat tak berdaya karena diajak ngomong dan dialihkan pembicaraannya.

Sang dokter juga menyuruhnya membuka baju bagian bawah.

"Dia tanya pernah keputihan? Saya jawab pernah.

"Wah kalau begitu saya harus lihat", kata dokter. lalu saya tanya 'Serius dok' sampai tiga kali," ceritanya.

Dokter ini berdalih kalau tidak diperiksa jika ada apa-apa dia yang disalahkan.

Soalnya dia yang memeriksa.

Pascakejadian itu, Niken langsung pulang dan menangis sejadi-jadinya.

Sumber: Surya
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved